Masyarakat Harapkan Respon PIN Difteri

Tidak ada komentar 198 views

Imunisasi PIN Difteri

Surabaya, (DOC) –  Sejak kasus Difteri  pada tahun 2010 ditetapkan sebagai Kasus Luar biasa (KLB) di Jawa Timur, hingga saat ini  jumlah penderitanya terus meningkat setiap tahun. Dari 304 kasus di 31 kabupaten/kota meningkat menjadi 710 kasus di 38 kabupaten/kota, dengan 28 orang di antaranya meninggal dunia.
Wakil Gubernur Jawa Timur Syaifullah Yusuf pada sosialisasi pelaksanaan Sub Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Difteri Jawa Timur di Surabaya, Senin (22/10/2012), mengharapkan masyarakat dan Tim Penggerak PKK ikut dilibatkan guna menanggulangi menyebarnya penyakit yang diakibatkan kuman tersebut. Sebab, menurutnya penyakit menyebabkan kematian itu  tidak hanya menyerang bayi, namu juga orang dewasa hingga usia 70 tahun.
Guna mencegah laju perkembangan kuman difteri, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur Budi Rahayu mengungkapkan bahwa bayi 2 bulan hingga anak usia 15 tahun akan diberikan imunisasi.
PIN Difteri akan dilakukan di 19 kabupaten/kota di Jawa Timur, di antaranya Pasuruan, Situbondo, Jember dan Jombang, mulai 12 hingga 24 November 2012 dengan sasaran 4.000.500 orang untuk tahap pertama.
Belum dilaksanakannya PIN Difteri untuk 38 kabupaten/kota di Jawa Timur, diakui Budi Rahayu, akibat keterbatasan SDM tenaga medis yang kompeten, sebab Imunisasi diberikan melalui suntikan yang dilakukan oleh tenaga kompeten. Namun, pada 2013, PIN Difteri tahap dua dan tiga akan  dilaksanakan di 38 kabupaten/kota. (kbr/K-4/R4)