Masyarakat Harus Waspadai Form C6

Tidak ada komentar 141 views

Surabaya, (DOC) – Efektifitas kampanye pemilihan presiden (Pilpres) akan berakhir sebelum hari tenang atau H min tiga sebelum pelaksanaan Pilpres 9 juli mendatang. Itu artinya pada tahun ini kampanye Pilpres selesai pada tanggal 5 Juli. Karena mulai tanggal 6,7 dan 8 Juli merupakan masa tenang Pilpres.
Ketua panitia pengawas pemilu (Panwaslu) Kota Surabaya Wahyu Hariadi menyampaikan, selain membersihkan alat peraga kampanye (Apk) sebelum hari tenang, dirinya juga akan memastikan tidak ada kegiatan yang berindikasi kampanye di masa tenang Pilpres.
Menurutnya, belajar dari pengalaman pemilu legislatif April lau, beberapa hal yang diwaspadai oleh Panwaslu adalah pertama lembar C6 belum terbagi secara menyeluruh kepada DPT yang berjumlah 2.170.140 orang. Padahal sesuai undang-undang, lembar C6 harus sudah sampai di lapangan maksimal H min tiga.
Kedua yaitu saksi masing-masing pasangan calon adalah satu orang ditiap-tiap TPS. “Berdasar pengalaman Pileg kemarin, saksi saling berebut. Untuk Pilpres mendatang saya pastikan hanya ada 2 saksi untuk dua pasangan capres di setiap TPS.
Ketiga belum terdaftarnya pemilih pada daftar pemilih tetap (DPT) daftar pemilih tambahan (DPTb) daftar pemilih khusus (DPK) dan daftar pemilih khusus tambahan (DPKTb). Menurut ketua Panwaslu Surabaya ini, untuk menghindari kecurangan, selama pemilih tidak terdaftar di empat daftar tersebut maka pemilih tidak boleh menggunakan hak suaranya.
“Dan keempat yang harus paling diwaspadai adalah penghitungan surat suara”, pungkasnya. (r4)