MATANGKAN DEKLARASI KAMPANYE DAMAI, KPU JATIM TERUS KOORDINASI DENGAN PIHAK EO

Koordinasi KPU Jatim dengan Pihak EO

Surabaya, kpujatim.go.id- Komisi Pemilihan Umum Jawa Timur (KPU Jatim) terus mematangkan persiapan Deklarasi Kampanye Damai Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur (Pilgub Jatim) 2018, yang akan digelar Minggu (18/2) nanti. Terkini, mematangkan konsep acara bersama dengan dengan pihak penunjang kegiatan (EO).

Koordinasi yang dilakukan di ruang kerja Divisi SDM dan Parmas KPU Jatim, Gogot Cahyo Baskoro. Hadir dalam rapat koordinasi persiapan Deklarasi Kampanye Damai dari pihak EO Cita Entertaint Hilmy M. Noor, Kabag Hukum Teknis dan Hupmas Slamet Setioadji.

Konsep Deklarasi Kampanye Damai Pilgub Jatim 2018 akan dikemas semeriah mungkin, dengan memberikan ruang partisipasi dengan porsi yang sama terhadap kedua pasangan calon (Paslon) nomor urut 1 Khofifah Indar Parawansa – Emil Elestianto dan paslon nomor urut 2 Saifullah Yusuf – Puti Guntur Soekarno.

“Termasuk dalam jumlah pendukung, juga kami alokasikan jumlah yang sama yakni masing-masing 250 orang,” ujar Divisi SDM dan Parmas KPU Jatim, Gogot Cahyo Baskoro, Selasa (14/2).

Gogot menjelaskan, konsep Deklarasi Kampanye Damai Pilgub Jatim selain mengundang kedua paslon dan pendukungnya. Pihak KPU Jatim juga mengundang Forkopimda Jatim, tokoh masyarakat, pemuda dan elemen mahasiswa yang ada di Jatim. Mereka semua nanti akan menjadi saksi kampanye damai dari kedua paslon.

Para pendukung kedua paslon, menurut Gogot, nantinya juga akan diberi kesempatan yang sama untuk menampilkan seni dan budaya khas Jatim. Soal apa yang akan ditampilkan, tergantung dari kreasi masing-masing pendukung paslon dan pihaknya hanya menyiapkan tempat dan waktu yang sama.

“Terakhir nanti akan ada pelepasan burung dara dan balon udara, oleh kedua paslon dan seluruh tamu undangan sebagai simbol dari kampanye damai,” terang Gogot.

Perlu diketahui, Deklarasi Kampanye Damai Pilgub Jatim 2018 yang awalnya direncanakan di Taman Bungkul Jalan Raya Darmo Surabaya, Jumat (15/2) akhirnya berubah tempat di Maspion Square Jalan Ahmad Yani Surabaya, Minggu (18/2). Perubahan terjadi karena tempat yang semula, tidak bisa dipakai karena di waktu yang bersamaan ada kegiatan dari pihak lain.

Sementara itu, Hilm M. Noor selaku pihak EO menyatakan semua sudah dipersiapkan secara matang mulai dari tempat dan ID Card. Konsep acara juga akan dikemas rancak dan menarik, dengan nuansa khas Jatim. Harapannya, dengan konsep yang disiapkan dan melibatkan paslon akan menjadikan acara berjalan susuai dengan jadwal.

“Komitmen kami mempersiapkan secara matang, dengan memberi porsi yang sama pada kedua paslon. Berhubung konsepnya deklarasi damai, harapan kami berjalan aman dan lancar,” pungkasnya.

(MC – TUNG/BAY)

KPU Jatim