Mayat Mengapung Ditumpukan Sampah, Warga Wotgalih Geger

Lumajang,(DOC) – Sosok mayat pria mengapung di muara sungai yang berada di depan Tambak Udang Tri Windu Dusun Meleman Desa Wotgalih Kecamatan Yosowilangun, Lumajang, Jawa Timur, Rabu(7/3/2018). Tubuh tak bernyawa itu tersangkut di antara tumpukan sampah atau barungan bambu. Penemuan mayat menggegerkan warga yang kemudian berbondong-bondong mendatangi lokasi kejadian.

Kabid Pencegahan, Kesiapsiagaan dan Logistik  BPBD Lumajang Wawan Hadi mengatakan, informasi penemuan mayat sekitar pukul 06.00 WIB. Keberadaan mayat kali pertama diketahui warga yang tengah hendak  bekerja atau masuk ke tambak udang. Sang warga lantas melaporkan temuan tersebut kepada Polsek Yosowilangun dan BPBD Lumajang.

“Informasi dari warga yang melihat adanya mayat yang tersangkut sampah di sungai, kemudian melaporkan kepada petugas BPBD. Kami langsung menerjunkan petugas TRC BPBD untuk melakukan evakuasi korban bersama Basarnas Jember,” terang Wawan.

Usai dilakukan evakuasi mayat korban langsung dibawa ke kamar mayat RSUD Hariyoto, Lumajang.

Setelah dilakukan identifikasi, mayat tersebut yang diduga Ali Farizi (21) seorang pengamen asal Lekok, Kabupaten Pasuruan.

Sementara menurut keterangan warga sekitar, sebelumnya korban tersebut sempat mandi di sungai aliran sungai Bondoyudo Dusun Krajan Desa Yosowilangun Lor Kecamatan Yosowilangun Kabupaten Lumajang. pada Senin(5/3/2018) sekitar pukul 11.00 WIB, sekitar 5 kilometer dari lokasi penemuat mayat tersebut.

Wawan Hadi belum bisa memastikan apakah mayat tersebut merupakan korban pembunuhan atau orang hanyut. Mengingat korban masih dilakukan visum. “Belum tahu, atau bisa orang yang hanyut atau apa, soalnya masih dilakukan Outopsi” terangnya.(mam/r7)