Megah Peringatan HUT TNI Ke-69

Tidak ada komentar 214 views

Surabaya, (DOC) – Upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-69 TNI dipusatkan di Komando Armada RI Kawasan Timur (Koarmatim) dengan Inspektur Upacara Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Acara di Dermaga Ujung, Koarmatim Surabaya, Selasa (7/10/2014), berlangsung megah. Selain pasukan upacara, defile Alutsita baik darat, laut dan udara juga dipamerkan ke publik.
Presiden sebagai Panglima tertinggi Tentara Nasional Indonesia (TNI), Susilo Bambang Yudhoyono (tengah) menyematkan penganugerahan Tanda Kehormatan Republik Indonesia kepada prajurit TNI ketika upacara peringatan HUT ke-69 TNI di Dermaga Ujung, Koarmatim, Surabaya. Dengan mengambil tema Patriot Sejati, Profesional, dan Dicintai Rakyat tersebut merupakan peringatan terbesar sepanjang sejarah TNI.
Atraksi terjun payung 730 personel Brigade Infantri (Brigif) 18 yang terdiri dari Yonif Linud Kostrad 501, 502, dan 503, menghiasi langit Kabupaten Bangkalan. Ini merupakan penerjunan dengan jumlah personel TNI terbanyak di Indonesia. Mereka merupakan bagian dari pasukan elite TNI.
“Pasukan elite ini bisa langsung diterjunkan pada daerah bermasalah jika pasukan yang ada di lokasi tidak bisa mengatasi,” terang Kepala Staf Divisi Infantri 2 Kostrad, Brigjen TNI Tatang S.
Presiden SBY menganggap peringatan HUT ke-69 TNI di Dermaga Ujung Koarmatim, Surabaya, sebagai hari yang paling istimewa. “Peringatan ini sangat istimewa bagi saya. Ini adalah peringatan HUT TNI terakhir yang saya hadiri sebagai Presiden RI,” kata SBY dihadapan ribuan Prajurit TNI.
SBY pun meminta maaf kepada segenap Prajurit TNI jika selama ini kebijakkan belum bisa memuaskan para Prajurit TNI. Namun demikian, selama 10 tahun menjabat sebagai Presiden, SBY mengaku telah bekerja keras untuk mengembalikan kejayaan TNI.
“Dari lubuk hati yang paling dalam sebagai panglima Tertinggi TNI, saya mohon maaf apabila ada kebijakkan yang belum memuaskan prajurit sekalian,” katanya.
Dalam periode lima tahun pertama, pembangunan militer difokuskan dengan pengisian celah keutuhan dan penggantian sejumlah Alutsista yang sudah tidak dapat berfungsi lagi. Pada saat yang sama pula, didorong untuk keterpaduan doktrin dan Alutsista Matras Darat, Laut dan Udara.
“Salah satu bentuk keterpaduan itu adalah dilengkapinya pertahanan dengan peralatan Komando, Kendali, Komunikasi, Jumlah dan Moderenisasi Alutsista sehingga kemampuan kita untuk menjaga setiap jengkal dan Wilayah NKRI dapat kita emban dengan baik,” kata SBY.
Pada peringatan HUT ke-69 TNI ini sebanyak 18.580 prajurit TNI dari tiga angkatan dikerahkan. Selain itu terdapat 526 Alutsista yang unjuk gigi di di Dermaga Ujung Koarmatim. (ist/r4)