Mempererat Hubungan, Konjen Jepang Ajak Bukber Pimpinan Ponpes Dan Madrasah

Surabaya,(DOC) – Konsul Jenderal (Konjen) Jepang di Surabaya mengundang pimpinan 12 pondok pesantren (Ponpes) dan madrasah penerima bantuan hibah pemerintah Jepang, untuk berbuka puasa bersama (Bukber), Rabu(14/6/2017) lalu.

Acara yang berlangsung di kediaman Konjen Jepang di Surabaya, Masaki Tani, bertujuan untuk memperkuat jaringan kerjasama antara pondok pesantren dan madrasah yang telah mengikuti program kunjungan pesantren ke Jepang dan penerima bantuan hibah (Grassroots).

“Program kunjungan ke Jepang bagi pimpinan Pondok Pesantren yang diselenggarakan oleh Kementerian Luar Negeri Jepang telah berlangsung sejak tahun 2004 dengan total peserta mencapai 148 orang. Setiap tahun, pemerintah Jepang memberikan kesempatan kepada 10 orang pimpinan pondok pesantren di seluruh Indonesia untuk berkunjung ke Jepang guna melihat kehidupan dan kebudayaan masyarakat Jepang. Di wilayah yuridiksi Konjen Jepang di Surabaya selama 13 tahun program ini, sudah ada 22 peserta program ini,” ungkap Masaki Tani dalam sambutannya.

Sementara mengenai program bantuan dana hibah, menurut dia, setiap tahun pemerintah Jepang memberikan 3 sampai 4 proyek Grassroots. “Jumlahnya sekitar 800-900 juta rupiah per-proyek untuk wilayah yuridiksi Konjen Jepang Surabaya. Bantuan ini bertujuan untuk meningkatkan kehidupan dasar bagi keamanan manusia seperti pengadaan air bersih dan membangun klinik,” imbuhnya.

Dalam kurun waktu 5 tahun ini, total proyek yang telah dilaksanakan yaitu 11 proyek hibah diberikan untuk renovasi dan membangun gedung dipondok pesantren serta madrasah. “Lebih dari 50 persen kuota proyek untuk Konjen Jepang Surabaya diberikan untuk renovasi atau membangun gedung di pondok pesantren dan madrasah. Perhatian pemerintah Jepang akan terus diberikan dan ditingkatkan,” pungkasnya.(r7)