Menag dan Mendikbud Harus Percepat Peningkatan Status IAIN Jadi UIN

Jakarta, (DOC) – Permintaan itu disampaikan Presiden SBY ketika menerima Forum Rektor Perguruan Tinggi Islam Negeri (PTIN) di Istana Negara, Jakarta. Forum Rektor yang hadir antara lain para rektor dan akademisi dari 53 kampus Islam, yakni 6 Universitas Islam Negeri (UIN), 16 Institut Agama Islam Negeri (IAIN), dan 31 Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN).
Permintaan Presiden SBY tersebut merupakan tanggapan atas keinginan Forum Rektor untuk menjadikan seluruh perguruan tinggi Islam di Indonesia berstatus universitas.
Sebelumnya Rektor UIN Makasar Abdul Qadir Gassing, salah seorang pembicara dalam pertemuan ini menyampaikan keinginan forum rektor menaikkan semua status lembaga pendidikan tinggi IAIN menjadi UIN. Ia menyodorkan beberapa contoh sukses perguruan tinggi yang menjadi maju dan berkembang pesat setelah menyandang status UIN, diantaranya UIN Malang dan UIN Makassar.
“Permintaan apakah bisa satu kali ketuk saja semua menjadi UIN,” ujar Abdul Qadir Gassing di Istana Negara, Jakarta.
Gassing menyebutkan, dua IAIN yang berubah menjadi UIN, yakni IAIN Malang dan IAIN Makasar yang berubah menjadi UIN Malang dan UIN Makassar UIN misalnya telah berkembang menjadi sangat maju itu.
Menanggapi pertanyaan itu, Presiden SBY menyatakan, pemerintah akan mempercepat proses perubahan status tersebut, dengan cara memangkas persyaratannya.
Terima Kasih Presiden.
Dalam pertemuan ini, Presiden SBY menyampaikan terima kasih atas jasa para pemimpin perguruan tinggi Islam di Indonesia, yang telah turut membangun peradaban peradaban Islam di Indonesia.
“Selama sembilan tahun saya memimpin, banyak pemimpin di dunia yang memuji dan mengajak menengok Indonesia sebagai model negara Islam yang baik,” kata Presiden SBY.
“Hubungan saya dengan seluruh pemimpin negara Islam baik. Bahkan dengan mantan Presiden Iran Mahmud Ahmadinejad saya bersahabat, dengan mantan Presiden Mesir, saya bersahabat,” kata Presiden.
Kepada jajaran ulama, pemimpin Perguruan Tinggi Islam Negeri di seluruh Indonesia, Presiden SBY meminta untuk membimbing para mahasiswa menjadi manusia Islam seutuhnya dan menjauhkan diri dari perilaku radikalisme.
Menurut Presiden, perilaku kekerasan bukan hanya merugikan orang lain, tapi juga akan merugikan Islam sendiri.
Selain Mendikbud dan Menag, turut hadir mendampingi Presiden menerima Forum Rektor PTIN itu antara lain Menteri Koordinator bidang Politik dan Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Joko Suyanto, Mensesneg Sudi Silalahi, Sekratis dan Kabinet Dipo Alam. (stkb/r4)