Menhub Minta Keamanan Jalur Mudik di Jatim Ditingkatkan

 Nasional, Peristiwa

Surabaya,(DOC) – Meninggalnya puluhan pemudik ditahun 2016 lalu, saat terjebak kemacetan di pintu masuk tol Brebes Exit (Brexit), menjadi pelajaran berharga bagi pemerintah dalam menghadapi arus mudik pada tahun 2017 ini.

Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi meminta keamanan di setiap pintu keluar atau masuk jalur mudik baik udara laut dan darat di wilayah Jawa Timur ditingkatkan saat menjelang momen mudik Lebaran tahun ini.

Bahkan Menhub melakukan kunjungan langsung di jalur mudik, agar kejadian tahun lalu tak terulang lagi. Faktor keamanan menjadi penekanan utama pernyataan Menhub, saat memantau di Bandara Juanda, Terminal Bungurasih dan Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Kamis (15/6/2017) pagi.

Ia menegaskan kepada semua pihak, untuk selalu menjaga keamanan termasuk menambah jumlah petugas jaga.

“Pesan saya di Surabaya agar sekuriti ini dijaga dengan baik karena banyak orang yang mau cari popularitas, jadi jangan sampai terjadi apapun, dan peningkatan jumlah sekuritinya ditambah banyak, baik TNI juga Polri,” katanya saat di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Kamis (15/6/2017).

Dia mengatakan dari sejauh pemantauannya, persiapan mudik Lebaran di Bandara Juanda, Terminal Bungurasih dan Pelabuhan Tanjung Perak sudah mencapai 90%-95% sehingga semua sudah siap.

“Tinggal kita pastikan bahwa mereka-mereka itu bekerja dengan baik, Insyallah baik. Di bandara sendiri ada laporan Angkasa Pura I juga ada penambahan jadwal penerbangan sekitar 8% tambahannya,” imbuhnya.

Namun begitu, lanjut Budi, untuk di jalur darat diharapkan masyarakat menggunakan moda transportasi umum yang sudah dipersiapkan supaya tidak perlu menggunakan sepeda motor karena cukup berbahaya.

“Kita imbau kalau naik motor sebaiknya tidak usah kan bahaya, dan kita berupaya memberikan transportasi yang layak dan nyaman bagi masyarakat agar beralih dari sepeda motor ke angkutan umum,” imbuhnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Komisi V DPR RI Fery Djemi Francis mengatakan setelah kesiapan mudik lebaran sudah benar-benar sudah baik, selanjutnya agar apa yang sudah baik supaya dijaga baik dari segi keamanan, kelancaran dan kenyamanannya.

“Kemenhub sudah melakukan tugas dengan baik dari bandara, terminal bus sampai pelabuhan, jadi apa yang sudah baik ini harus dipertahankan, keamanannya, pelayanannya harus  dipertahankan jangan sampai lengah sampai hari terakhir arus balik,” ujarnya saat mengikuti kunjungan Menhub di Surabaya.

Sementara itu, untuk mensukseskan program pemerintah mengurangi pemudik yang menggunakan sepeda motor agar beralih menggunakan angkutan massal, pihak Pelindo III menyiapkan angkutan mudik gratis melalui jalur laut.

Terpisah, Corporate Secretary Pelindo III, Faruq Hidayat mengatakan, sekitar 126 Trip bus mudik gratis disediakan oleh Pelindo III dipelabuhan Tanjung Perak dan Tanjung Emas Semarang untuk berbagai rute.

“Sedikitnya 6 ribu penumpang kapal laut dari Kalimantan dan Sulawesi, yang berangkat dari pelabuhan Kumai, Sampit, Pontianak, Balikpapan dan Makasar dengan tujuan akhir pelabuhan Tanjung Perak Surabaya dan Tanjung Emas. Para penumpang ini akan diantar dengan bus gratis yang disediakan Pelindo III sampai daerah asalnya,” papar Faruq Hidayat dalam releasenya, Selasa(13/6/2017) lusa kemarin.(r7)