MERR II C Terkendala Pembebasan Lahan

Tidak ada komentar 244 views

Surabaya, (DOC) – Pembangunan jalan Middle East Ring Road (MERR) II C yang ada di wilayah Kecamatan Gunung Anyar sampai saat ini masih menyisahan masalah. Disampaikan Kepala Dinas Bina Marga dan Pematusan, Erna Purnawati kepada Komisi C, Kamis (3/10/2013), dari 300 persil yang akan dibebaskan, sampai saat ini hanya 111 persil yang sudah dibayarkan kepada pemilik.
Dalam dengar pendapat dengan Komisi C tersebut, Erna juga mengakui banyaknya permasalahan yang menghambat, khususnya masalah surat-surat kepemilikan. “Di setiap persil mempunyai kesulitan yang luar biasa, anggaran yang sudah disiapkan Rp 30 miliar, yang terserap Rp 29 miliar,” tambahnya.
Sementara mengenai progress pembangunan dan pembebasan tanah, seperti ditanyakan Sachiroel Alim Anwar sebagai Ketua Komisi C serta Simon Lekatompessy, Wakil Ketua Komisi C , Camat Gununganyar Darmanto mengaku, tugasnya hanya mengumpulkan berkas pemilik lahan untuk diserahkan pada Dinas PU Bina Marga dan Pematusan.
“Tugas kita hanya mengumpulkan berkas yang kemudian diserahkan ke PU. Tanah yang sudah dibayar, baru dikerjakan oleh kontraktor,” papar Darmanto.
Ditambahkan Erna Purnawati, saat ini sudah akan dimulai pembangunan Jembatan Kebon Agung, salah satu akses MERR II C dengan anggaran dari pemerintah pusat. “Dan dari pusat ada anggaran, untuk pembuatan jembatan dari Kebung Agung ke selatan dengan panjang 200 meter,” paparnya.
Pada kesempatan kemarin, Erna juga mengeluhkan langkanya materai sebagai bukti pengesahan dokumen. “Untuk 1 berkas saja membutuhkan 13 materai, dan pada saat ini sulit sekali sampai meminjam dinas yang lain, hari ini saja sudah ada 40 persil yang mau dengan penawaran appraisal,” jelasnya. (r4)