Meski Kurang, PDIP Tetap Optimis Raih 20 Kursi

Tidak ada komentar 170 views

Surabaya,(DOC) – Ditengah krisis kepercayaan masyarakat terhadap partai politik, nampaknya tidak membuat DPC PDIP Surabaya pesimis untuk meraih kursi terbanyak di lembaga Dewan.

Pada pemilihan umum(Pemilu) Legeslatif 9 April 2014 mendatang, Partai berlambang kepala Banteng moncong putih ini, secara optimis menargetkan 20 kursi di DPRD kota Surabaya atau sekitar 40 persen dari total kursi yang tersedia.
“Stategi turun ke masyarakat yang selama ini telah dilakukan oleh para kader PDIP, dipastikan Pemilu periode 2014-2019, PDIP akan menang di Surabaya dan meraih kursi terbanyak,” kata Ketua DPC PDIP Wisnu Sakti Buana, Rabu(12/3/2014).
Ia menjelaskan, sejak para caleg PDIP Surabaya masuk dalam daftar calon tetap(DPT), maka intruksi partai mereka harus bekerja mendengar aspirasi masyarakat langsung, sehingga secara psikis, PDIP siap menghadapi Pemilu periode yang akan datang.
“Intruksi DPC para Caleg harus turun ke masyarakat tanpa terkecuali. Kemudian parati memantaunya, agar para Caleg tidak bentrok dalam satu tempat,”ujar Wakil Walikota Surabaya sisa masa jabatan ini.
Pada Pemilu 2014 ini, menurut Wisnu, program PDIP akan menitik beratkan pada sejarah berdirinya bangsa Indonesia ini, dalam artian Pancasila. Mengingat dalam sejarah tersebut terdapat 3 konsep Tri Sakti untuk kesejahteraan masyarakat yang bertolak belakang pada kondisi politik sekarang ini yaitu politik liberalisme.
“Kembali pada Pancasila. Seperti yang pernah disampaikan Bung Karno tentang konsep Tri Sakti diantaranya berdaulat pada kekuasaan politik. Banyak program pemerintah dibidang ekonomi yang malah memberatkan rakyatnya, karena menganut pada politik liberal sekarang ini,” pungkasnya.

Sementara itu, sejumlah pakar politik dari kalangan akademisi menilai, ditolaknya usulan PAW Wisnu Sakti Buana(WS) di DPRD Surabaya oleh Gubernur Jawa Timur, akan membuat kekuatan PDIP Surabaya berkurang.
WS yang akan diganti oleh Siti Mariam Caleg PDIP periode 2009-2014, tidak bisa mengisi kekosongan kursi di DPRD Surabaya, pasca WS dilantik sebagai Wakil Walikota Surabaya.
Jumlah fraksi PDIP yang semula diisi oleh 8 orang kini tinggal 7 orang saja.
Hal ini menyangkut anggaran jaring aspirasi masyarakat(Jasmas) bagi masingmasing anggota dewan yang pasti berkurang. Sehingga mempengaruhi langkah partai untuk memperjuangkan aspirasi warga untuk menarik simpati.(lk/r7)