Miskin Murid, Sekolah Disarankan Merger

Tidak ada komentar 97 views

Surabaya, (DOC) – Upaya pemerintah kota Surabaya untuk melakukan pembenahan menyangkut standarisasi mutu pendidikan di tiap sekolah dengan langkah merger bagi sekolah yang minim murid,masih belum berjalan secara signifikan.Indikasinya masih banyak sekolah yang hingga kini memaksakan diri bertahan meski rombel(rombongan belajar) sudah tidak memenuhi kriteria yang telah ditetapkan.
Oleh karenanya DPRD Surabaya terus mendorong agar langkah merger tersebut bisa segera terealisasi secara baik sesuai dengan kondisi sekolah yang ada.Menurut Masduki Toha anggota Komisi D DPRD Surabaya,pihak dewan terus mendorong agar pelaksanaan merger ini bisa berjalan dengan baik.Hal ini dalam rangka efisiensi dan pengawasan dari pihak diknas agar pelaksanaan belajar mengajar bisa berjalan baik.
“Ini dalam rangka memastikan agar standart kualitas sekolah tetap berjalan dengan maksimal,kalo ternyata di lapangan masih terjadi penolakan maka diknas harus “nggenahno” sosialisasi baik ke sekolah maupun wali murid.Ujar Masduki.Sebab bilamana sekolah yang minim murid tidak segera di merger maka ditakutkan proses pembelajaran di sekolah itu juga menjadi lemah.
Lebih lanjut Masduki berharap pelaksanaan merger ini bisa segera kelar pada tahun ini sehingga ketika tahun ajaran baru berlangsung sudah tidak ada lagi sekolah yang minim siswa.
Komisi D rencananya selasa ,10 September 2013akan melakukan hearing dengan diknas Surabaya terkait soal penerapan merger sekolah.Tentang berapa jumlah sekolah yang harus dimerger sejauh ini KOmisi D masih akan menunggu informasi dari diknas Surabaya. Evaluasi akan dilakukan ketika pelaksanaan merger sudah berjalan, ujar Masduki Toha. (k5/r4)