Naikan BBM, Jokowi Siapkan Bantuan Rakyat Miskin

Tidak ada komentar 216 views

Jakarta, (DOC) – Pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) –Jusuf Kalla (JK) akan mempersiapkan secara matang sejumlah program bantuan bagi keluarga miskin dan prasejahtera di berbagai daerah di Tanah Air dalam menghadapi kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis premium dan solar.
Rencananya, pada 20 Oktober mendatang, Jokowi dan JK akan dilantik sebagai presiden dan wakil presiden Republik Indonesia, periode 2014-2019. Baik Jokowi maupun JK memberikan sinyal positif akan menaikkan harga BBM bersubsidi untuk memberikan ruang gerak yang cukup bagi pemerintah dalam penggunaan APBN 2015.
Pada RAPBN 2015, subsidi BBM diproyeksikan sebesar Rp 291 triliun atau naik dari pagu APBN-P 2014 sebesar Rp 247 triliun. “Kami sedang menganalisisnya. Jika kami menaikkan harga BBM bersubsidi, berarti menggeser ke program yang dibutuhkan dan bermanfaat bagi masyarakat bawah. Karena itu, kami harus memiliki data keluarga miskin dan pra sejahtera. Ini menjadi prioritas kami,” kata Ketua Tim Transisi Jokowi-JK Rini Soemarno usai bertemu Wakil Presiden Boediono di Kantor Wapres, Jakarta, Selasa (2/9/2014).
Pada pertemuan itu, Rini hadir bersama empat deputi, yakni Hasto Kristiyanto, Anies Baswedan, Akbar Faizal, dan Andi Widjojanto. Tim ini bertanggung jawab mengelola komunikasi politik dengan pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Rini mengatakan, pemerintahan mendatang sedang mengkaji untuk menyediakan bantalan program bagi rakyat miskin sebelum mengurangi subsidi BBM. Diharapkan hasil kajian itu akan rampung pada akhir September mendatang.
Dikatakan, yang menjadi persoalan bukan pada kenaikan harga BBM bersubsidi, melainkan kesiapan pemerintah menyediakan dukungan program kesejahteraan bagi masyarakat.
“Pastikan dulu masyarakatnya aman, baru naikkan harga BBM bersubsidi. Kami tidak mau kenaikan harga BBM memberikan dampak begitu besar bagi masyarakat di bawah. Kalau bisa kesejahteraan masyarakat meningkat,” kata Rini. (ist/r4)