Paguyuban Pedagang Daging Tolak Operasi Pasar

Tidak ada komentar 112 views

Surabaya, (DOC) – Kericuhan sempat terjadi dalam operasi pasar untuk komoditi daging yang digelar PD Pasar Surya di Pasar Wonokromo. Sejumlah pedagang yang tergabung dalam Paguyuban pedagang sapi dan daging segar Jawa timur menolak digelarnya operasi pasar tersebut.
Ketua Paguyuban Pedagang Sapi dan Daging Segar (PPSDS) Jatim, Mutowif menganggap, kegiatan operasi pasar tersebut menyalahi aturan.
“Ini tidak sesuai dengan SE Gubernur soal larangan daging impor beredar di Jatim,” ujarnya dengan nada tinggi.
Selain itu menurutnya, kegiatan operasi pasar itu dinilai merugikan pedagang daging segar. “Kegiatan ini merugikan keberadaan para pedagang daging segar,” tandasnya.
Mutowif mengatakan, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan seluruh paguyuban pedagang daging se-Jatim untuk menolak kegiatan operasi pasar.
Kegiatan operasi pasar untuk komoditi daging tersebut dihadiri Walikota Surabaya Tri Rismaharini dan Ketua DPRD Surabaya M Mahmud. Merespon penolakan sejumlah pedagang, Risma sapaan wali kota mengatakan sebagai hal yang biasa. Namun ia menolak, jika daging yang digelontorkan oleh PD Pasar Surya adalah daging impor.
“Bukan, bukan daging impor. Harganya kan pasti tidak murah jika impor,” tegas Risma.
Kegiatan operasi pasar dilakukan untuk kepentingan masyarakat luas. Tahun lalu, dengan operasi pasar serupa, Pemkot Surabaya bisa menekan inflasi di pasaran. (k4/r4)