Pakde Bantah Libatkan Kesbangpol Jatim

Tidak ada komentar 175 views

Jakarta,(DOC) – Sidang lanjutan soal gugatan Calon Wagub asal PKB, Khofifah Indarparawansa yang tidak puas dengan keputusan KPU Provinsi Jawa Timur kembali digelar oleh Mahkamah Konstitusi (MK), Rabu(25/9/2013).
Agenda sidang yaitu mendengarkan keterangan saksi-saksi dari pihak pemohon gugatan Pemilukada Jatim. Kurang lebih 15 orang warga Jatim yang hadir dan memberikan kesaksiannya.
Dalam gugatan tersebut, Khofifah merasa yakin bahwa terdapat penyalahgunaan wewenang saat pelaksanaan pemilukada Jatim, Kamis, 29 Agustus 2013 lalu.

“Kita ingin menyampaikan kepada publik bahwa ada abuse of power (penyalahgunaan wewenang) di dalamnya,” kata Khofifah saat di gedung MK, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat,

Menurut Tokoh Muslimat NU ini, konsolidasi antara aparat Badan Kesatuan Bangsa Politik (Kesbangpol) dengan pasangan Soekarwo dan Saifullah telah dilakukan. Bahkan Kepala Kesbangpol Pemprov Jatim juga dituduh terlibat aktif mengundang para pimpinan dan kader partai.
“Jadi poinnya bukan soal dia mendukung nomor berapa tapi keterlibatan aparat birokrasi di dalam konsolidasi dukung-mendukung incumbent,” ujarnya.

Sementara itu, Soekarwo saat diklarifikasi, dengan tegas membantah tudingan itu. Calon Gubernur Terpilih ini, menjelaskan, bahwa Kesbangpol memang sempat dimintai tolong, tapi hanya untuk melakukan pengecekan asal usul Aliansi Partai Politik Non Parlemen (AP2NP) yang akan memantau perhitungan suara pilgub Jatim.

“Itu semua proses sebelum bu Khofifah terdaftar, jauh hari dan kemudian asosiasi partai non-parlemen itu ingin ketemu,” jelas Pakde sapaan akrabnya.(dtk/r7)