PAN dan Demokrat Munculkan Pasangan Baru Rasiyo-Lucy

Surabaya,(DOC) – Setelah dua kali gagal, pada masa pendaftaran ketiga Partai Amanat Nasional(PAN) dan Partai  Demokrat Surabaya berencana mengusung pasangan Rasiyo – Lucy Kurniasari. HM. Arsyad.

Wakil Ketua Tim Pemenangan Pasangan Rasiyo – Lucy mengatakan, pada saat pendaftaran pasangan calonnya nanti akan dihadiri Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan. Kehadiran pimpinan Partai Belambang Matahari tersebut menunjukkan keseriusan dalam mengikuti Pilkada, dan memperlihatkan hilangnya rekomendasi DPP PAN untuk pasangan Rasiyo – Dhimam Abror bukan faktor kesengajaan. “Kehadiran beliau menunjukkan keseriusan kami. Dan yang kemarin itu bukan disengaja, di luar perkiraan kami,” paparnya.

Politisi PAN ini menambahkan, kedatangan Ketua Umum DPP PAN saat pendaftaran pasangan yang diusung PAN dan Partai Demokrat nantinya merupakan penghormatan, khususnya baggi DPD PAN surabaya. “Itu sebuah penghormatan bagi DPD PAN surabaya,” terang anggota DPRD Surabaya.

HM. Arsyad mengungkapkan, pada pendaftaran nanti PAN mengusung Rasiyo, sedangkan Partai Demokrat mencalonkan Lucy kurniasari. Ia yakin, pasangan ini bisa menandingi popularitas pasnagan Tri Rismaharini – Whisnu Sakti Buana. Pasalnya, keduanya bsa saling melengkapi.

“Pak Rasiyo berpengelaman, wawasannya luas sedangkan bu Lucy, ramah, dan kalem,” ujarnya.

Sementara, Ahmad Zainul arifin, Badan pemenangan Pemilu DPD PAN Surabaya menambahkan, dengan adanya pasangan baru ini, maka pihaknya akan segera mencabut gugatan ke panwas kota karena sebelumnya KPU bersama Panwas telah menyatakan Pasangan Raasiyo – Dhimam Abror Tidak memenuhi Syarat. Selain masalah rekom DPP PAN  yang bermasalah, surat pajak Dhimam Abror menjadi pertimbangan KPU menggugurkan pencalonan Rasiyo – Abror. “Tadi saya komunikasi dengan Ketua DPD PAN (Surabaya) yang akan mencabut gugatan,” paparnya.

Zainul mengatakan, pencabutan gugatan tersebut sebagai jalan tengah agar proses pilkada surabaya bisa diselenggarakan sesuai tahapan, 9 Desember. “Biar masalahnya segera selesai dan pilkada bisa dilaksanakan,” katanya.

Sebelumnya, pada pendaftaran pertama ke Kantor KPU surabaya, Partai demokrat dan PAN mengusung pasangan Dhimam Abror – Haris Purwoko. Namun, pendaftaran tak bisa berlanjut, karena bakal calon Wakil Walikota yang mereka usung Haris Purwoko menghilang saat pendaftaran. Di masa pendaftaran kedua, kedua parpol ini mengusung Rasiyo – Dhimam Abror. KPU menyatakan pasnagan ini tidak memenuhi syarat, karena masalah rekom yang tak identik dengan aslinya dan masalah surat pajak Dhimam Abror. Dalam masa pendaftaran terakhir kalinya ini, PAN dan Demokrat mencalonkan mantan Sekdaprof Rasiyo dan pengurus DPP Partai Demokrat, Lucy kurniasari.(k4/r7)