Pantau Test CPNS Surabaya Lewat CCTV

Tidak ada komentar 91 views

Surabaya,(DOC) – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya siap menyukseskan pelaksanaan tes penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Pemkot Surabaya tahun 2013 untuk formasi pelamar umum yang akan digelar mulai Selasa (22/10/2013).
Sesuai jadwal, peserta tes CPNS dari pelamar umum yang sudah mendapat kartu ujian tes, akan mengikuti tes pada tanggal 22 hingga 30 Oktober 2013 bertempat di SMKN 5 Surabaya di Jalan Prof.Dr. Moestopo. Tes akan digelar mulai pukul 08.00 WIB hingga pukul 17.30 WIB. “Dari persiapan selama ini, kami yakin Insya Allah sudah siap melaksanakan tes. Harapan kami, semoga semua berjalan lancar tanpa kendala,” tegasnya.
Asisten III Sekkota Surabaya (bidang administrasi umum) Hadi Siswanto Anwar, Senin (21/10).
Hadi Siswanto menjelaskan, untuk pelamar umum, total peserta yang sudah mendaftar dan lolos verifikasi mencapai 9615 peserta. Jumlah itu terbagi dalam tiga formasi, yakni tenaga pendidikan dengan jumlah peserta 3404 dan memperebutkan 200 alokasi. Lalu tenaga teknis sebanyak 1755 peserta dengan 100 alokasi dan tenaga kesehatan sebanyak 4456 peserta bersaing demi 75 alokasi.
Nantinya, setiap peserta mengerjakan 100 soal selama 90 menit dengan metode Computer Assisted Test (CAT). Naskah soal akan meliputi wawasan kebangsaan, intelegensi umum dan tes karakteristik pribadi. “Pengawasan selama tes akan dilakukan perwakilan BPKP Provinsi Jatim dan Inspektorat Kota Surabaya,” jelas Hadi Siswanto.
Kepala Badan Kepegawaian Diklat (BKD) Pemkot Surabaya, Mia Santi Dewi mengatakan, untuk naskah soal dibuat oleh konsorium 10 Perguruan Tinggi Negeri. Pembuatan naskah soal dan penggandaan soal dilakukan di BKN (Badan Kepegawaian Nasional). “Pemkot hanya menyelenggarakan saja. Kami hanya sediakan tempat,” ujar Mia.
Dia menjelaskan, sebagai pihak penyelenggara, Pemkot sudah melakukan antisipasi untuk mencegah terjadinya tindak kecurangan dan aksi perjokian yang selama ini marak terjadi dalam pelaksanaan tes CPNS.
“Kami sudah atur sedemikian rupa untuk antisipasi kecurangan. Peserta ketika datang menaruh tas di luar ruangan, mereka lalu dicocokkan fisik dengan data, nomor tes setiap sesi beda warna, tangan juga distempel sesuai sesi,” jelas Mia.
Mia menambahkan, penggunaan program CAT untuk tes CPNS bagi pelamar umum juga sebagai upaya mengantisipasi kecurangan. Program CAT ini dilaksanakan BKN dan untuk kali pertama digunakan. Untuk pelaksanaan tes digelar selama sembilan hari dikarenakan jumlah pesertanya yang tidak memungkinkan digelar satu hari. Dalam sehari akan terbagi dalam lima sesi dan per sesi diikuti 225 peserta. Mia menjamin tidak akan terjadi kebocoran soal atau duplikasi soal. Ini karena BKN punya bank data soal yang dibuat supaya tidak ada duplikasi dalam tes selama satu hari. Bahkan dalam pelaksanaannya nanti, pemkot akan memantau melalui CCTV.
“Untuk antisipasi kebocoran soal, setiap orang beda soal pada setiap sesi. Soalnya acak. Ketika peserta baru duduk, kita kasih login, USB kita tutup. Kita juga antisipasi sarana prasarana dengan menyiapkan server yang dibantu Kominfo. Kita juga pasang CCTV,” jelas Mia.
Dan setelah tes, pada hari itu juga, peserta sudah bisa melihat hasil tes yang mereka kerjakan.
“Nantinya hasil tes per sesi akan langsung diumumkan di papan pengumumam setiap hari begitu tes selesai. Sekali lagi, hari itu hanya diumumkan hasil skor tes, jadi belum pengumuman peserta diterima atau tidak,” jelasnya.
Sementara untuk tes tenaga honorer K2, pelaksanaannya akan digelar serempak pada 3 November 2013 mulai pukul 08.00 hingga pukul 17.30 WIB di SMAN 1, SMAN 2, SMAN 5 dan SMAN 9 Surabaya.
Adapun total jumlah peserta tes tenaga honorer yang sudah memenuhi syarat mencapai 3261 peserta. Jumlah itu berdasarkan list dari Badan Kepegawaian Nasional (BKN). Jumlah itu terbagi dalam tiga jenis yakni tenaga pendidik dengan jumlah peserta 1606, tenaga teknis 32 peserta dan tenaga kesehatan sebanyak 1623 peserta.
Untuk tes CPNS honorer K2 akan dilakukan dengan Lembar Jawaban Komputer (LJK). Materi tesnya berupa kompetensi dasar dan tes kompetensi bidang. “Kita kerjasama dengan Polrestabes, Satpol PP dan Bakesbang Linmas untuk keamanan dan distribusi soal. Jadi tanggal 2 November diinapkan di Polrestabes, paginya dibagi. Selesai tes, LJK dikembalikan hari itu juga ke Jakarta,” imbuh Mia.(humas/r7)