Pantukhir TNI AD di Kodam V/Brawijaya Libatkan Perwira TNI

Surabaya,(DOC) – Panitia penerimaan Calon Tamtama (Catam) prajurit TNI-AD Kodam V/Brawijaya pada Kamis (21/11/2013) lusa kemarin, telah menyeleksi 577 orang peserta Pantukhir Catam TNI-AD, bertempat di Aula Makodam V/Brawijaya Surabaya. Lebih kurang 432 Orang Catam dinyatakan lulus Pantukhir TNI AD.

Seleksi Pantukhir yang dipimpin langsung oleh Kasdam V/Brawijaya Brigjen TNI Asma’i ini merupakan tahapan akhir dari rangkaian penerimaan prajurit TNI-AD di Kodam V/Brawijaya dengan melibatkan para pejabat jajaran Kodam V/Brawijaya terkait untuk mendapatkan sosok seorang prajurit TNI-AD yang memiliki kualitas fisik dan mental profesional dan proporsional.

Keterlibatan para Perwira di lingkungan Kodam V/Brawijaya dalam Pantukhir ini, bertujuan untuk memilih calon TNI AD secara obyektif dalam menilai SDM dari masing-masing peserta.
Tentunya dengan harapan, Kodam V/Brawijaya nantinya, dapat memiliki prajurit-prajurit handal dan bisa dibanggakan dalam menjalankan tugasnya untuk mengabdi kepada bangsa dan Negara Indonesia tercinta.

Dalam amanat Pangdam yang dibacakan Kasdam V/Brawijaya, bahwa Seleksi penerimaan prajurit khususnya penerimaan calon Tamtama merupakan bagian yang sangat penting dan mempunyai dampak strategis bagi pembinaan dan penggunaan kekuatan satuan jajaran TNI di masa mendatang. “Kegiatan rekruitmen calon Tamtama merupakan kegiatan yang sangat strategis dan harus dilaksanakan secara selektif serta berpedoman pada peraturan dan ketentuan yang berlaku” lanjut Kasdam V/Brawijaya seperti pesan Pangdam.
Amanat Pangdam tersebut juga menekankan empat hal penting diantaranya melaksanakan sidang secara obyektif dengan tetap berpedoman pada norma-norma yang berlaku, berdasarkan hasil seleksi serta beberapa pertimbangan prestasi akademik maupun non akademik yang menonjol dari para calon. Point kedua yaitu melaksanakan pengecekan secara fisik dengan benar, karena kondisi kesehatan fisik dan postur para calon merupakan syarat utama. Point ketiga memberikan saran sesuai fungsi masing-masing agar sidang berjalan secara sehat dan menghasilkan keputusan yang komprehensif, sehingga dapat terpilih Calon Tamtama yang berkualitas.Terakhir point ke empat adalah mengamankan hasil keputusan sidang dengan baik agar tidak menimbulkan kesan buruk.(r7)