Parade Surabaya Juang Bakal Semarakkan Hari Pahlawan

Surabaya,(DOC)Pemerintah Kota (pemkot) Surabaya punya seabreg agenda menarik dalam rangka menyemarakkan Hari Pahlawan 2013. Diantaranya sekolah kebangsaan, wisata heroic track, drama kolosal “Surabaya Membara” hingga Parade Surabaya Juang. Info selengkapnya lihat www.surabaya.go.id. Tak hanya itu, ornamen-ornamen bernuansa perjuangan juga sudah menghiasi beberapa sudut kota sejak 1 November lalu.
“Surabaya merupakan satu-satunya kota di Indonesia dengan julukan Kota Pahlawan. Hal itu tak lepas dari peristiwa heroik yang pernah terjadi di kota ini. Oleh karenanya, masyarakat wajib mengenang momen Hari Pahlawan sebagai bentuk penghormatan terhadap pengorbanan para pahlawan,” kata Yayuk Eko Agustin, Sekretaris Panitia Hari Pahlawan.
Untuk itu, pemkot mengeluarkan surat edaran bernomor 003.3/6364/436.3.1/2013. Dalam surat tersebut pemkot menghimbau kepada BUMN/BUMD, bank, hotel, restoran, mall, sekolah dan kantor pemerintahan agar memutar lagu-lagu perjuangan mulai tanggal 1-10 November 2013. Dengan demikian, nuansa perjuangan diharapkan bisa memacu semangat kerja para pegawai.
Sedangkan untuk drama kolosal “Surabaya Membara”, kata Yayuk, akan dihelat di Tugu Pahlawan pada Sabtu (9/11/2013) pukul 19.00 WIB. Acara tersebut menampilkan adegan pertempuran dahsyat dengan melibatkan pemeran dalam jumlah banyak.
Tak berhenti sampai di situ, Parade Surabaya Juang siap menjadi alternatif hiburan warga metropolis pada Minggu (10/11/2013). Dikatakan Yayuk, parade akan dimulai pukul 13.30 WIB dari Tugu Pahlawan. Iring-iringan parade bakal menempuh rute sepanjang 3,3 kilometer melewati Jl. Kramat Gantung, Jl. Gemblongan, Jl. Tunjungan, Jl. Gubernur Suryo, Jl. Yos Sudarso, Jl. Jaksa Agung Suprapto dan finish di Taman Surya. “Ruas jalan yang nantinya dilewati parade akan ditutup mulai tengah hari. Sistem buka-tutup diberlakukan selama pelaksanaan parade,” ujarnya.
Yayuk yang juga menjabat Asisten I Sekkota Surabaya ini menambahkan, Parade Surabaya Juang kali ini bakal melibatkan ribuan orang dari 24 kelompok. Para peserta terdiri dari unsur pemerintah, veteran, TNI-Polri, mahasiswa, pelajar, serta komunitas. Selain itu, khusus untuk momen ini, sepuluh kendaraan tempur jenis panser siap menyusuri jalanan kota. “Panser-panser itu dinaiki jajaran forpimda (forum pimpinan daerah) Surabaya,” imbuhnya.
Lebih detail, dia menjelaskan, Parade Surabaya Juang dibuka dengan adegan teatrikal tembak-menembak antara pejuang dengan tentara Inggris yang dikomandoi Brigjen AWS Mallaby. Kemudian iring-iringan parade mulai bergerak dengan panser sampai di depan Hotel Majapahit. Di hotel yang dahulu bernama Hotel Yamato tersebut dilaksanakan pengibaran bendera Merah Putih. Dilanjut dengan pembacaan puisi berjudul “Surabaya Kota Pahlawan” karya Mustofa Bisri.
Setelahnya, para forpimda yang terdiri atas Walikota Surabaya, Ketua DPRD, Danrem 084 Bhaskara Jaya, Kapolrestabes, Kapolres Tanjung Perak, Kepala Pengadilan Negeri dan Kajati berjalan bersama para veteran hingga finish di Taman Surya.
“Secara garis besar, kami berharap Parade Surabaya Juang disamping mampu memberikan hiburan kepada warga, juga dapat melecut semangat perjuangan seluruh masyarakat. Semoga semuanya berjalan lancar,” pungkas mantan Kepala BKD ini.(humas/r7)