Parpol Baru Belum Pasti Lolos Menjadi Peserta Pemilu 2019

Ketua KPU Surabaya Nur Syamsi

Surabaya,(DOC) – Pendaftaran 9 Parpol peserta Pemilu 2019 hasil rekomendasi Badan Pengaawas Pemilu (Bawaslu) RI sudah terlaksana keseluruhan, meski terdapat beberapa parpol yang harus melakukan revisi persyaratan administrasi.

Proses revisi ini terkait daftar keanggotaan sejumlah parpol yang harus diperbaiki.

“Rata-rata ke 9 Parpol tersebut menyerahkan fotocopy KTP para pengurus dan kadernya diatas seribu. Tapi ada daftar keanggotaan yang tidak memenuhi syarat sehingga perlu perbaikan,” ungkap Nur Syamsi, Ketua KPU kota Surabaya, usai melakukan sosialisasi Pemilu di hotel Santika, Kamis(7/12/22017).

Mulai, Kamis(7/12/2017), hari ini, lanjut Nur Syamsi, KPU telah melakukan penelitian kembali terhadap dokumen perbaikan parpol sampai tanggal 14 Desember. Selain itu, diwaktu yang bersamaan KPU juga melakukan penelitian administrasi 3 Parpol pasca keputusan Bawaslu RI. Kemudian setelah proses penelitian selesai, KPU akan menggelar verifikasi factual parpol dengan sistem random yakni pada tanggal 15 Desember 2017.

“10 persen dari data keanggotaan parpol yang diserahkan ke KPU akan kita datangi untuk diverifikasi. Inilah tujuan sosialisasi agar anggota parpol yang nanti kita datangi sudah tidak asing lagi dan membuka diri. Toh menjadi anggota parpol bukan dilarang kan,” papar Nur Syamsi.

Proses verifikasi factual ini tidak akan dilakukan terhadap semua parpol yang telah mendaftar sebagai peserta pemilu 2019. Ia menjelaskan, berdasarkan undang – undang Pemilu, Parpol yang sudah eksis mengikuti pemilu dan memiliki keterwakilan kursi di lembaga legislative tidak diwajibkan diverifikasi secara factual.

“Parpol baru yang sudah menyerahkan persyaratan administrasi belum tentu lolos sebagai peserta Pemilu. Keputusannya nanti ditetapkan KPU RI berdasarkan hasil penelitian administrasi keanggotaan dan kepengurusan Parpol di tingkat kabupaten/kota dan provinsi,” pungkasnya.(rob/r7)