Partai Demokrat Daftar ke KPU, Siap Rebut 12 Kursi di Pemilu 2019

foto : Ketua DPC Demokrat serahkan berkas pendaftaran ke Ketua KPU Surabaya

Surabaya,(DOC) – DPC Partai Demokrat Kota Surabaya resmi mendaftar sebagai Parpol peserta Pemilu 2019 di kantor KPU, jalan Adityawarman, Senin(16/10/2017).

Partai berlambang ‘Mercy’ ini, menargetkan 12 kursi legislatif yang akan diperoleh dalam Pemilu Legislatif (Pileg) 2019 mendatang.

“Target 12 kursi, kami akan bekerja keras untuk mewujudkannya karena itu juga sudah menjadi komitmen kami dengan DPP,” kata Wakil Ketua DPC Partai Demokrat Surabaya Junaedi.

Menurutnya, persiapan pendaftaran peserta pemilu di internal Partai Demokrat Surabaya sudah dilakukan lama mulai dari jajaran Dewan Pimpinan Cabang (DPC), Pimpinan Anak Cabang (PAC) dan ranting.

Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Surabaya ini mengatakan pihaknya telah menyerahkan salah satu persyaratan sekitar 1.334 kartu tanda anggota (KTA) kepada KPU Surabaya.

“Alhamdulillah, kami sudah selesai dan diterima oleh KPU tanpa ada pengembalian persyaratan,” katanya.

Saat ditanya persiapan menghadapi Pileg 2019, Junaedi mengatakan partai akan akan berupaya menggerakkan mesin partai, khususnya yang ada di PAC dan ranting.

“Kami akan terus memobilisasi untuk kesiapan Pileg 2019 dan tentunya dalam waktu dekat  Pilkada Jatim 2018,” katanya.

Sementara itu, Ketua DPC Partai Demokrat Surabaya Ratih Retnowati mengatakan Partai Demokrat Surabaya baik secara fisik maupun sistem informasi partai politik (sipol)  semua sudah memenuhi persyaratan karena sebelum dilakukan pendaftaran formal.

“Sudah dilakukan koordinasi secara teknis bersama tim sejak 10 hari lalu,” katanya.

Seketaris DPC Partai Demokrat Kota Surabaya, Deddy Prasetyo menambahkan proses pendaftaran Partai Demokrat Surabaya berlangsung lancar dan sudah diterima serta dinyatakan lengkap oleh KPU.

“Semua ini atas kerja keras dari tim dan juga doa dari warga masyarakat Surabaya sehingga kami bisa menyelesaikan itu semua,” katanya.

Proses pendaftaran ini merupakan kewajiban bagi Partai Demokrat untuk memenuhi ketentuan undang-undang(UU) Pemilu.

“Sesuai ketentuan UU harus melakukan tahapan pendaftaran, untuk itu kami mengajak jajaran pengurus dan fraksi, namun kami tidak melibatkan seluruh kader di jajaran PAC dan Ranting karena hari ini adalah akif kerja,” pungkas mantan anggota DPRD Surabaya periode 2009 – 2014 ini.(rob/r7)