Partai Gerindra Kembali Berpolemik, SK DPP di Pending Lagi

Surabaya,(DOC) – Rekomendasi Partai Politik untuk posisi di DPRD Surabaya hampir seluruhnya telah turun. Tinggal rekomendasi partai Gerindra yang masih berpolemik antar anggota. Polemik tersebut disebabkan penempatan posisi anggota fraksi di komisi yang masih belum disepakati
Sebelumnya, perseteruan antar anggota fraksi Gerindra terkait dengan surat keputusan(SK) DPP yang menempatkan Dharmawan sebagai Wakil Ketua DPRD Surabaya telah terselesaikan. Namun kali ini muncul persoalan baru, yang menghambat proses penetapan perangkat pimpinan DPRD Surabaya.
“Sudah ada kesepakatan semua anggota, Senin(8/9/2014) kemarin, soal rekomendasi Wakil Ketua dan Ketua Fraksi. Tinggal menyerahkannya Selasa(9/92014) hari ini. Namun sekarang berubah lagi karena beberapa perwakilan PAC masih mempersoalkan rekomendasi itu. Akhirnya Ketua DPC belum mau menandatangani”, jelas Dharmawan Caleg Dapil IV Surabaya ini,Selasa(9/9/2014).
Terpisah sejumlah pengurus PAC Gerindra Surabaya, Selasa(9/9/2014) sore, kembali mendatangi gedung DPRD kota Surabaya guna meminta SK DPP Gerindra untuk tidak di tindak lanjuti terlebih dahulu.
“Kami menemui Sekertaris DPRD Surabaya, agar tak memprosesnya dulu, karena 5 orang perwakilan PAC se-Surabaya akan berangkat ke Jakarta guna menanyakan keputusan DPP soal penempatan Dharmawan sebagai Wakil Ketua Dewan,” ungkap Heru Setya Sekertaris PAC Sukomanunggal Surabaya.
Heru menambahkan, Aspirasi para pengurus PAC ini, tetap sama yaitu menginginkan revisi SK DPP terkait penempatan pimpinan di lembaga DPRD Surabaya. Menurut Ia, Usulan awal, BF Sutadi dan Lutfiyah yang diusulkan menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Surabaya. Sedang Aden panggilan akrab Dharmawan hanya diusulkan sebagai Ketua Fraksi.
“Sampai sekarang seluruh PAC masih penasaran alasan DPP menunjuk Aden. Sehingga perwakilan PAC sepakat berangkat ke Jakarta uintuk minta revisi, Kami juga membawa stempel seluruh PAC se Surabaya untuk dikembalikan, jika DPP tidak memenuhi tuntutannya. Kami semua siap mengundurkan diri,”ungkapnya.
Hal yang sama juga disampaikan oleh Tarno Ketua PAC Lakasantri yang juga menyatakan perlu revisi SK DPP soal penempatan Dharmawan sebagai Wakil Ketua DPRD Surabaya, karena kiprahnya di Partai yang terbilang masih minim.
“Untuk urusan organisasi, Aden terbilang kurang Selama ini yang paling berperan ya Sutadi. Sedang kader yang paling senior ya Lutfiyah. Jika sekarang Pak Tadi(Sutadi,red) sudah menerima menjabat ketua Fraksi. Ya kita usung Lutfiyah sebagai wakil Ketua Dewan,”jelasnya.