Pasang Alat Penangkal Petir Untuk Kurangi Keluhan

Tidak ada komentar 147 views

Surabaya , (DOC) – Keluhan pelanggan atas gangguan listrik meningkat sejak awal memasuki musim hujan.
Guna menekan keluhan pelanggan, PT PLN (Persero) Distribusi Jawa timur berencana memasang dan menambah penangkal petir di setiap jaringan listrik dekat trafo.
“secara keseluruhan dalam tahun ini, pihaknya optimistis bisa menekan angka gangguan lebih rendah 20 persen dibandingkan tahun sebelumnya.” Kata General Manager PT PLN Distribusi Jatim – Haryanto WS, usai mengikuti acara fact finding ke pelanggan, diSurabaya, Jumat (7/12/12), hari ini.
Menurutnya , Tren peningkatan gangguan, memang kebanyakan ditunjang oleh peralihan cuaca dari musim kemarau ke musim hujan. Sehingga perlu alat untuk mengantisipasinya sekaligus melakukan pencabangan dan sambungan.
’’Hampir sebagian besar gangguan disebabkan oleh hujan dan petir. Biasanya, gangguan ini muncul pada awal musim hujan saja. Kalau hujan sudah merata, lambat laun berkurang,’’Imbuhnya.
Secara keseluruhan, pada tahun ini PLN berusaha menekan angka gangguan listrik sebesar 20 persen dibandingkan tahun lalu yang mencapai 6.500 kali. Beberapa daerah yang rawan terkena petir akan ditambah alatnya.
’’Untuk wilayah tertentu kami tambah, terutama daerah yang rawan terjadi petir. Selain menambah, kami juga melakukan penggantian penangkal petir yang rusak. Faktor lain, isolator yang berdebu dan terkena air hujan berpotensi timbul gangguan, dan itu akan hilang kalau hujan sudah merata. Kalaupun terjadi gangguan, PLN siap merespons dalam jangka 30 menit dengan lama perbaikan maksimal 3 jam. Sehingga tahun ini kami tekan hingga tinggal 5.000 kali,’’ lanjut Haryanto.
Sejalan dengan program tersebut, kini PLN juga berusaha menekan susut jaringan hingga 6 persen, atau turun 1 persen dibandingkan 2011.
Tahun ini, nilai investasi PLN Distribusi Jatim mencapai Rp 1-1,5 triliun. Hampir 40 persen dialokasikan untuk perbaikan jaringan dan sisanya 60 persen untuk sambungan baru. Sementara secara nasional nilai investasi PLN mencapai Rp 70 triliun.
Sampai sekarang total jumlah pelanggan PLN sebanyak 8,6 juta pelanggan, sekitar 1,5 juta di antaranya merupakan pelanggan prabayar. Rata-rata migrasi dari pasca bayar ke prabayar tiap bulan sekitar 10-20 ribu pelanggan.
’’Hampir 90 persen pasang baru merupakan pelanggan prabayar. Saat ini jumlah pelanggan prabayar di Jatim terbesar kedua setelah Jabar,’’ urainya.(K8/R7)