Pasar IT Jatim Turun

Tidak ada komentar 149 views

Surabaya, (DOC) – Selama kurun waktu 2013, hingga semester 1 pasaran produk Informasi Teknologi (IT) di Jatim mulai ada penurunan. Namun para produsen IT masih tetap agresif untuk meluncurkan beberapa produk-prosuk terbarunya guna memenuhi kebutuhan gaya hidup masyarakat khususnya kota besar seperti Surabaya.
Ketua Asosiasi Pengusaha Komputer Indonesia (Apkomindo) Jatim , Kurniawan mengatakan pertumbuhan pasar IT di Jatim sampai dengan semester I 2013 hanya tumbuh sampai 2 persen saja. Apabaila dibandingkan dengan tahun lalu diperiode yang sama yang mencapai 5 persen.
“Untuk produk IT pada umumnya seperti notebook, tablet, desktop PC, dan beberapa produk lainnya tidak mengalami banyak pertumbuhan. Akan tetapi trend ke depannya adalah produk IT konvergen atau yang biasa digabung dengan peralatan rumah tangga dan gaya hidup,” kata Kurniawan, Rabu (18/9/2013).
Kurniawan mengatakan, produk IT konvergen yang akan meramaikan pasar di Jatim lebih mengarah pada produk hiburan dan gaya hidup seperti, lemari es, mesin cuci, televisi, DVD yang dipadukan dengan teknologi canggih. Dimana perabotan tersebut sudah menggunakan komponen pada produk IT dan memiliki fungsi dan fitur lebih canggih.
“Itu adalah generasi terbaru bagi produk elektronik maupun produk IT yang digabungkan. Karena saat ini pengembangan teknologi telah mengarah ke kehidupan masyarakat yang lebih luas,” katanya.
Sementara pasar bagi produk konvergen sendiri, menurutnya akan berbeda segmennya dengan pasar elektronik maupun produk IT. Karena merupakan gabungan keduanya dan segmentasi marketnya juga mengarah pada konsumen kelas menengah keatas. Dimana pertumbuhan properti dan hunian-hunian modern baru di Jatim terus meningkat setiap tahunnya, sehingga produk konvergen tersebut mendorong para konsumen untuk membelinya.
“Dari tahun ke tahun tentunya segala hal semakin berkembang. Termasuk dalam pemanfaatan produk IT ini yang bukan lagi seputar perangkat kerja, akan tetapi semakin luas ke dalam berbagai kebutuhasn masyarakat,” tegas Kurniawan. (dan/r4)