PDIP Berharap Kemenangan Jokowi Berimbas di Jatim

Tidak ada komentar 156 views

Surabaya (DOC) -Keputusan Pakde Karwo menggandeng Gus Ipul pada Pilgub 2013, tak membuat PDIP gentar.Ketua DPP PDIP Bidang Politik dan Hubungan Antar Lembaga Puan Maharani justru menghargai hak politik Pakde Karwo.

“Saya menyambut baik dan sangat menghargai hak politik Pakde Karwo. PDIP punya tahapan sendiri untuk menentukan calon,” ujar Puan kepada  wartawan usai pembukaan Rakernas II PDIP di Imperial Ballroom Pakuwon City Surabaya, Jumat (12/10) malam.

Puan mengaku belum bisa memastikan, apakah PDIP akan mengusung Khofifah Indar Parawansa (Ketua Umum PP Muslimat NU) berpasangan dengan salah satu kader terbaik PDIP pada Pilgub mendatang. Sebab, mekanisme pendaftaran penjaringan calon gubernur dan calon wakil gubernur Jatim, baru akan dilaksanakan pada Nopember 2012.

Namun beberapa kalangan memprediksi pasangan Khofifah -Bambang DH yang bisa menandingi duet Pakde Karwo-Gus Ipul. Hanya saja Puan sendiri menyatakan belum pernah bertemu dengan Khofifah, meski hubungan tetap terjalin dengan baik.

“Kalau memang Mbak Khofifah benar mau maju lagi di Pilgub Jatim lewat PDIP, ya silakan mendaftar, kami tunggu Mbak Khofifah,” tuturnya.

Puan menegaskan, PDIP merupakan partai terbuka, jadi siapapun baik dari kader internal dan eksternal bisa mendaftar. Tapi yang jelas, hasil penjaringan dan penyaringan itu nantinya akan dibawa ke DPP untuk digodok dan dimintakan rekomendasi. Tidak itub saja, PDIP juga akan mempertimbangkan hasil survey sebelum memberikan rekomendasi kepada seseorang yang mau maju dalam Pilkada atau Pilgub.

“Hasil survey ini juga penting untuk mengetahui seberapa dekat calon itu dengan rakyat,”tandasnya.

Meski PDIP Jatim sanggup mengusung pasangan calon sendiri dalam Pilgub 2013, tapi tidak menutup kemungkinan PDIP menjalin koalisi dengan partai lain yang memiliki visi dan misi yang sama dalam memperjuangkan rakyat. Selain itu, pihaknya juga tidak akan menutup mata dengan realitas dan peta politik di Jatim khususnya dari warga Nahdliyin.

“Nasionalis dan NU itu peta politik Jatim, tapi PDIP tetap akan melalui mekanisme yang ada. Sekarang ini memang belum muncul calon yang sanggup menandingi Soekarwo, tapi bulan depan siapa tahu akan muncul tokoh seperti Jokowi yang awalnya tak diperhitungkan di Pilgub DKI Jakarta dan kemudian menang,” pungkas Puan yang juga Ketua Panitia Pusat Rakernas II PDIP ini. (R12/R9)