PDIP Cuekin Isu Risma Mundur, Fokus Pemilu 2014

Tidak ada komentar 224 views

Surabaya,(DOC) – DPC PDIP Surabaya menginstruksikan kepada seluruh jajaran pengurus partai dan kadernya untuk tidak terpengaruh dengan isu gonjang-ganjing pemberitaan tentang Walikota. Wakil Ketua DPC PDIP, Adi Sutarwiyono, Jumat (21/2/2014) di ruang kerjanya berharap, seluruh elemen partai untuk focus pada pemenangan Pemilu 2014. Untuk itu, ia meminta kepada kader partai agar berhati-hati dalam bersikap. Pasalnya, dari sejumlah survey jelang pemilu 2014, dukungan masyarakat terhadap Partai berlambang “Kepala Banteng” menempati urutan teratas.

“Kita harus hati-hati, supaya kemenangan yang sudah kita rasakan bisa kita raih secara maksimal” ujarnya.

Pria yang akrab disapa Awi ini menengarai, munculnya polemic soal walikota merupakan bagian dari kompetisi antar kekuatan partai politik menjelang penyelenggaraan Pemilu legislative 2014.

“Ada pihak-pihak yang ingin meraih keuntungan dari gonjang-ganjing ini, untuk meraih dukungan pemilu” tegas Anggota Komisi C DPRD Surabaya.

Adi mengharapkan, semua caleg dan pengurus partai bekerja keras dalam meraih suara sebanyak-banyaknya. Sosilisasi himbauan partai telah disampaikan melalui short message service (SMS) tersebut ke seluruh elemen partai.
Ia mengakui, gonjang-ganjing terkait walikota mendapat perhatian kader partai dan masyarakat. Sebagian konstituen bertanya-tanya tentang apa yang terjadi dengan Walikota.

“Kami menangkap ada kerisauan, jika dibiarkan akan mengganggu konsentrasi pemenangan (pemilu)” katanya.

Sementara itu , Ketua Fraksi PDIP di DPRD Surabaya, Syaifudin Zuhri mengaku, PDIP sudah terbiasa dengan berbagai isu yang berkembang. Namun, pihaknya tidak menghiraukan isu tersebut.

“DPC PDIP Surabaya focus meraih kemenangan Pileg, karena sudah di depan mata” tegasnya.

Syaifudin menepis isu keretakan hubungan partainya dengan Walikota. Ia menduga isu tersebut sengaja dihembuskan oleh pihak lain, dengan cara mengadu banteng dengan banteng.

“ DPC PDIP Surabaya konsisten mendukung Walikota Surabaya, karena dinaikkan oleh PDIP dan dijadikan menjadi walikota” terangnya.

Syaifudin mengatakan, persoalan walikota yang berkembang selama ini hanya di tataran media. Ia meyakinkan, di internal (partai) tidak ada masalah. Pasalnya, DPP PDIP tidak mempertanyakan masalah terkait walikota.

“DPP (PDIP) tidak ada sinyal apapun tentang perkembangan masalah walikota, jadi tidak ada masalah” ujar Syaifudin.
Ia menegaskan, DPC PDIP Surabaya tetap pada barisan mengawal Walikota hingga 2015.(k4/r7)