PDIP Naikkan Target 30 Kursi Dikandang Banteng, Ajak Cak-Ning Daftar Caleg

foto : Ketua DPC PDIP, Whisnu Sakti Buana didampingi Sekretaris DPC PDIP, Saifudin Zuhri daftarkan 50 Bacaleg PDIP di KPU Surabaya

Surabaya,(DOC) – Lebih kurang 50 orang Bakal Calon Legislative (Bacaleg) dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Surabaya mendaftarkan ke kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) kota Surabaya, Selasa(17/7/2018) sore.

Para Bacaleg dari partai berlambang Banteng Moncong Putih ini, mendatangi kantor KPU dengan sejumlah pengurus partai, diiringi alunan musik rebana dan salawat.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua DPC PDIP Surabaya, Whisnu Sakti Buana menyampaikan target perolehan kursi di legislative pada Pemilu 2019 mendatang, akan naik 100 persen.

“Kami yakin Surabaya tetap kandang Banteng. Kami menargetkan 30 kursi wakil kami di DPRD Kota Surabaya dalam Pileg 2019,” ungkap Whisnu, saat di kantor KPU Surabaya.

Menurut WS sapaan akrab Whisnu Sakti Buana, pada Pemilu periode 2014 lalu, PDIP memperoleh kursi di lembaga DPRD kota Surabaya sebanyak 15 kursi.

“PDIP Surabaya memang baru mendaftarkan para Bacalegnya, karena instruksi dari pengurus pusat (DPP). Namun meski begitu, PDIP yakin bahwa berkas pendaftaran sudah utuh, termasuk amanah regulasi soal 30 persen keterwakilan perempuan dalam komposisi susunan Bacaleg,” paparnya.

WS menjelaskan, dalam komposisi Bacaleg PDIP Surabaya, tercatat ada 35 persen keterwakilan perempuan.

Penempatan nama dan nomer urut 50 orang Bacaleg PDIP Surabaya yang akan bertarung memperebutkan kursi di 5 Daerah Pemilihan ini, ditentukan berdasarkan Surat Keputusan (SK) DPP PDIP.

Komposisinya, lanjut WS, banyak dari kalangan muda dan dari para pengusaha. Namun mayoritas adalah kader internal partai.

“Optimistis target perolehan kursi legislatif bisa tercapai,” tandasnya.

Ia menambahkan, 50 Bacaleg yang didaftarkan ke KPU, 15 orang di antaranya adalah Bacaleg incumbent dan selebihnya merupakan wajah baru. Hal ini menandakan iklim partai yang sehat untuk kaderisasi.

“Kami buktikan bahwa partai kami partai pembaharu. Tidak mengandalkan muka lama. Banyak anak muda kreatif. Mantan Cak dan Ning juga jadi Bacaleg kami,” terangnya.

PDIP Surabaya memberi amanah pada dua anggota DPRD Surabaya yang lama menjadi caleg DPRD Jatim. Yakni Ketua DPRD kota Surabaya, Armuji dan Ketua Komisi D, Agustin Poliana.

 

Armuji dan Agustin Poliana merupakan kader PDIP yang telah duduk di DPRD kota Surabaya selama 20 tahun atau 4(empat) periode. Keduanya diminta untuk maju bertarung sebagai Bacaleg PDIP memperebutkan kursi di DPRD provinsi Jawa Timur.

Selain itu, dua anggota DPRD dari fraksi PDIP lainnya juga harus rela dipindah tugaskan ke Dapil baru. Mereka adalah Erwin Cahyuadi anggota Komisi B dan Riswanto Anggota komisi C DPRD kota Surabaya. Satu anggota DPRD yang tak mendapat SK DPP PDIP untuk mencalonkan kembali dan harus bertugas sebagai pengurus DPP PDIP, yakni Anugerah Hariyadi, anggota Komisi B DPRD kota Surabaya.(rob/r7)