PDIP Pertama Kali Mendaftar di KPU, Target Menang di Pileg dan Pilpres 2019

foto : Whisnu Sakti Buana serahkan berkas ke KPU Surabaya

Surabaya,(DOC) – Untuk melengkapi per-syaratan keikut-sertaan sebagai partai politik (Parpol) peserta Pemilu legislative 2019 mendatang, para pengurus DPC PDI Perjuangan kota Surabaya, Rabu(11/10/2017) menyerahkan berkas dan dokumen ke anggotaan ke Komisi Pemilihan Umum(KPU) kota, Jl. Adityawarman Surabaya.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua DPC PDI Perjuangan kota Surabaya, Whisnu Sakti Buana di damping sekertaris DPC, Syaifudin Zuhri dan sejumlah anggota legislative dari fraksi PDI Perjuangan menyerahkan ribuan data fotocopy kartu keanggotaan, salinan e-ktp dan dokumen pendukung lainnya ke petugas KPU..

“Selain menyerahkan data keanggotaan, Saya tadi juga harus mengisi berkas kelengkapan administrasi. Cuma tadi ada yang kurang yaitu salinan e-KTP, insyaallah kita penuhi secepatnya,” ungkap Whisnu yang aktif menjabat sebagai Wakil Wali kota Surabaya ini.

Ia menjelaskan, anggota PDI Perjuangan yang terdaftar di KPU sekarang yaitu berjumlah 1.177. Data itu sesuai dengan Sistem Informasi Partai Politik (Sipol). “Karena pendaftaran Sipol itu kan dari DPP partai jadi kita harus menyesuaikan data yang ada di DPP, “ jelasnya.

Dalam pemilu legislative periode 2019 mendatang, DPC PDI Perjuangan menargetkan menang dalam perolehan suara. Whisnu memaparkan, moment pemilihan kepala daerah yang akan berlangsung tahun 2018 mendatang akan menjadi ajang percobaan untuk konsolidasi partai menghadapi Pileg dan Pilpres 2019 nanti.

Namun untuk calon legislative yang akan memperebutkan kursi dilembaga DPRD kota Surabaya pada Pileg mendatang, lanjut Whisnu, dirinya masih akan menunggu intruksi dari induk partai.

“Kami masih menunggu arahan dari DPP siapa nanti yang akan diusung menjadi bakal calon legislative, karena hal itu ditentukan oleh DPP dan kami hanya menjalankan saja,” pungkasnya.

Sejak proses pendaftaran Parpol  peserta Pemilu 2019 dibuka pada tanggal 3 -16 Oktober mendatang, DPC PDI Perjuangan kota Surabaya yang pertama mendaftar dan diterima berkas-berkasnya oleh KPU. Sebelumnya Partai Persatuan Indonesia (Perindo) juga sempat mendaftar dan menyerahkan kelengkapan administrasi sebagai Parpol peserta Pemilu 2019, namun ditolak dan dikembalikan karena kurang memenuhi persyaratan.(rob)