Pedagang Pasar Bambe Minta Kembali ke Pasar Lama

Tidak ada komentar 128 views

Surabaya, (DOC) – Ratusan pedagang eks pasar krempyeng Dukuh Menanggal 1, kembali berunjuk rasa dikantor DPRD Surabaya. Mereka yang sudah direlokasi ke pasar baru Bambe minggu lalu oleh Satpol PP dan Aparat Gabungan, menuntut agar dikembalikan ketempat semula.
Koordinator aksi, Dwi Sudarwanto menyatakan, Pasar Krempyeng Jl Dukuh Menanggal Gang 1 Surabaya letaknya strategis dan berdekatan dengan rumahnya dan rumah calon pembeli. Hal ini jelas berbeda dengan kondisi Pasar baru Bambe yang sangat sepi.
”Kami akan tetap berjualan di pasar krempyeng Dumen sampai kapanpun,” ungkapnya, Kamis(23/1/2014).
Dwi juga mengeluhkan tindakan Petugas Satpol PP yang dengan sengaja merusak barang milik pedagang saat penertiban berlangsung. Bahkan para pedagang terkesan diperlakukan seperti teroris, karena ditertibkan dengan melibatkan unit anjing pelacak.
”Kami menyayangkan tindakan petugas Satpol PP dan Aparat Gabungan. Padahal para pedagang berjualan di kampungnya sendiri kenapa kok diobrak,” Keluhnya.

Sementara itu, Nanik salah satu pedagang pasar krempyeng Dukuh Menanggal 1, mengungkapkan bahwa untuk menempati stan Pasar Bambe, para pedagang harus membayar sejumlah dana ke oknum petugas. Namun sayangnya Nanik tidak menjelaskan berapa nominal uang yang dipungut secara liar.

“Kita semua mau pindah dan berjualan ke pasar baru Bambe, asalkan tempatnya memadai dan tidak sempit. Stand disana(Pasar Bambe, red) masuknya di lotre dan harus bayar. Apalagi kalo ingin menempati stand yang berukuran besar,” cetus Nanik.(r7)