Pekerjaan Kontingen Garuda Disidak Gubernur Orientale Kongo

Kongo, (DOC) – Gubernur Provinsi Orientale Republik Demokratik Kongo, Mr. Bamanisa disela-sela kunjungan dan kesibukannya dalam rangka jajak pendapat dan membahas situasi keamanan territorial Dungu dengan beberapa pimpinan FARDC (Force Armee Republique Democratique du Congo) dan Staf JIOC (Joint Inteligent Officer Centre), yang bertempat di ruang Konferensi JIOC, Logbase Monusco, Dungu, menyempatkan diri untuk meninjau pekerjaan jalan Dungu-Ngilima yang saat ini sedang direhabilitasi oleh Satgas Kizi TNI Konga XX-J/Monusco, Rabu (17/4/2013). Dalam kunjungannya, Mr. Bamanisa didampingi oleh Head of Office Monusco, Mrs. Cicile Piazza, Komandan Resimen FARDC dan Komandan Satgas Kontingen Garuda XX-J, Letkol Czi Irfan Siddiq.

Setelah meninjau langsung ke pekerjaan jalan Dungu – Ngilima selama 15 menit, Mr. Bamanisa mengucapkan terima kasih yang sangat besar kepada Kontingen Garuda. Dalam wawancaranya pada media televisi lokal dihadapan Komandan Satgas Kontingen Garuda XX-J/Monusco, para Delegasi dan Perwira lainnya, “Kontingen Garuda XX-J telah membangun jalan dengan begitu hebat, dan ini merupakan suatu prestasi yang luar biasa dan sangat membanggakan. Saya yakin, rakyat Kongo sangat berterimakasih kepada Kontingen Garuda begitu juga PBB sebagai sponsor dalam misi perdamaian ini”, kata Mr. Bamanisa.

Selain mewawancarai Gubernur, wartawan juga mewawancari sejumlah penduduk yang secara kebetulan melintasi jalan tersebut. Mereka merasa sangat senang dengan direhabilitasinya jalan ini, karena dapat memperlancar kegiatan perekonomian sehingga meningkatkan taraf hidup mereka.

Pada akhirnya semangat dan kerja keras yang ditunjukan oleh Kontingen Garuda XX-J pun membuahkan hasil yang membanggakan dan ini diakui oleh rakyat Kongo serta dunia Internasional, sehingga hal ini dapat mengangkat nama baik Bangsa dan Negara Republik Indonesia. Di penghujung kunjungannya sebelum bertolak kembali ke Kisangani (Ibukota Provinsi Oriental), Mr. Bamanisa dan rombongan menyempatkan diri untuk berkunjung ke Sekolah Dasar Dungu Town dan UN Agency. (puspen/r4)