Pembasmian Illegal Fishing Demi Keuntungan Negara

Tidak ada komentar 618 views

Jakarta, (DOC) – Sebagai bagian dari usaha untuk mengurangi kerugian negara dari penangkapan ikan ilegal, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, Senin (08/12/2014) membentuk sebuah satuan tugas khusus, yang bertugas memerangi penangkapan ikan ilegal.
Dalam kesempatan itu, Menteri Susi sekali lagi mengingatkan banyaknya kerugian akibat Illegal Fishing. “Kerugian negara diantaranya tidak tercatatnya ekspor dari hasil penangkapan ikan di teritorial Indonesia,” kata Susi.
Menurut Susi, kerugian lain dari praktik penangkapan ikan ilegal adalah hilangnya daya saing nelayan tradisional yang alat tangkapnya sederhana dibandingkan kapal asing berperalatan modern.
Berlanjutnya pembangunan karena tak banyak pemasukan didapat, Kata Susi juga menjadi kerugian berikutnya. “Matinya aktivitas di pelabuhan hingga pasar lelang karena praktik transhipment–pemindahan muatan di tengah laut–yang selama ini dibiarkan, adalah contoh dari berhentinya pembangunan bermula dari praktik ilegal lanjutan dari penangkapan ikan ilegal,” ujar Susi.
Susi menekankan pula bahwa praktik penangkapan ikan ilegal pada umumnya tak terpisahkan dengan kejahatan lain, seperti penyelundupan,perdagangan manusia, dan perbudakan. Belum lagi di dalam negeri,inflasi juga bakal meningkat ketika pasokan ikan di dalam negeri tak banyak.
Deretan persoalan itu, Susi menyebutkan kerusakan biota laut sebagai kerugian terparah dari praktik penangkapan ikan ilegal. “Illegal fishing bukan perangnya KKP, tapi perangnya bangsa Indonesia, karena kerugiannya banyak sekali,” tegas dia. (co/r4)