Pemkot Bongkar Reklame Mayangkara

Tidak ada komentar 128 views

Surabaya, (DOC) Setelah membongkar reklame di ruang milik jalan (Rumija) di sejumlah tempat, kini Pemkot Surabaya fokus pembongkaran relame besar dilakukan di kawasan persil taman Mayangkara.
“Kami tidak mau disebut tebang pilih. Kami sudah membongkar beberapa reklame yang menenmpel di dinding mal atau lainnya dalam beberapa hari terakhir. Target kami semua reklame di taman kota akan kami turunkan semuanya,” kata Kepala Satpol PP Irvan Widyanto, Rabu (28/11).
Menurut dia, data yang diterima Satpol PP dari Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCKTR) ada beberapa titik reklame yang didirikan di taman kota. Namun, nantinya reklame yang berdiri di taman dan izinnya sudah habis akan langsung dibongkar.
Proses menurunkan reklame ini dimulai dari surat dari Dinas Pendapatan dan Pengelolaan Keuangan (DPPK) yang ditujukan ke Satpol PP. Data ini berkaitan dengan reklame yang berdiri di taman Mayangkara tidak membayar pajak dan surat izin pendirian reklame (SIPR)-nya mati.
Selanjutnya, pihaknya juga sudah melakukan kroscek data ke DCKTR. Kroscek ini untuk mengklarifikasi apakah reklame masih memiliki izin atau tidak. Irvan mengatakan surat balasan dari DCKTR menyebutkan izinnya sudah mati. “Akhirnya, kami berani melakukan penurunan reklame ini dan ini demi tegaknya aturan,” papar Irvan.
Dia menambahkan, memang reklame besar di sisi barat Jembatan Mayangkara itu sudah berdiri lama. Banyak yang menduga reklame yang berdiri di taman itu tidak ditebang, meski menyalahi aturan. Namun, kini Satpol PP membuktikan bahwa reklame yang berdiri di atas taman tidak boleh lagi.
Irvan menuturkan tidak hanya reklame di Taman Mayangkara yang akan ditertibkan. Nantinya penertiban yang sama akan dilaksanakan di tempat lain dan yang menempel di tembok-tembok mal di Surabaya.
Menurut dia, pihaknya akan melakukan pendataan bersama dengan DPPK dan DCKTR. Sebab, ditengarai masih banyak reklame serupa yang menunggak pembayaran pajak atau izinnya mati namun reklamenya masih berdiri. “Rencananya, semuanya akan kami sisir hingga tuntas dan ini demi keadilan,” kata Irvan. (r-12)