Pemkot Diklat Juru Sita dan Penilai Properti

 Featured, Kesra

Surabaya, (DOC) – Pemerintah Kota Surabaya bekerja sama dengan Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN) menyelenggarakan Diklat bagi juru sita dan penilai properti. Diklat dibuka Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini di Graha Sawunggaling, Senin (26/11/2012).

Sebanyak 30 juru sita yang kesemuanya berasal dari Dinas Pendapatan dan Pengelolaan Keuangan (DPPK) bakal ditraining selama enam hari, mulai 26 Nopember – 1 Desember di Gedung Diklat Pemkot, Prigen. Sedangkan diklat penilai properti diikuti oleh 30 orang dengan rincian 4 orang dari Dinas PU dan Bina Marga, 7 orang dari DPPK, 7 orang dari Dinas Pengelolaan Bangunan dan Tanah, 5 orang dari Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang, 5 orang dari Bagian Perlengkapan, serta 2 orang dari Bagian Hukum.

Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) Kota Surabaya, Yayuk Eko Agustin, menjelaskan, tujuan dilaksanakannya pelatihan ini adalah untuk meningkatkan kualitas sumber daya aparatur dan pemahaman dalam hal juru sita pajak, serta penilaian properti milik pemkot.

Dalam sambutannya, walikota menyampaikan bahwa pelatihan semacam ini sangat penting. Menurutnya, peserta diklat memiliki tugas menilai dan menaksir potensi suatu daerah. “Intinya adalah bagaimana mengelola aset. Sebab, dari situ akan digunakan untuk pelaksanaan pembangunan kota,” paparnya.

Walikota berharap melalui diklat juru sita, peserta mampu memahami dan melaksanakan kegiatan administrasi penagihan pajak, prosedur-prosedur penagihan pajak kepada wajib pajak, pentingnya aspek hukum dalam penagihan, serta cara dan teknik berkomunikasi yang tidak menimbulkan konflik. Selain itu, peserta juga diharapkan lebih menguasai strategi, taktik, dan model penarikan pajak.

“Bagi penilai properti, dapat memanfaatkan diklat ini untuk menambah ilmu tentang menilai aset daerah, sistem informasi manajemen aset, optimalisasi aset tetap, serta mampu menganalisis pasar, menerapkan pendekatan penilaian properti, yang kemudian dilanjutkan dengan proses penilaian berikut penyusunan laporannya,” terang alumnus ITS ini. (r4)