Pemkot Diminta Tegas Tertibkan Brandgang

Tidak ada komentar 203 views

Surabaya, (DOC) – Komisi C DPRD Surabaya, mendesak Pemkot Surabaya untuk menertibkan brandgang yang disewakan. Surat teguran harus dikirim pemkot ke penyewa bahwa pembongkaran dilakukan dan dimulai 15 November.

Saat ini ada 1.063 penyewa brandgang di Surabaya. Padahal sudah jelas dari keputusan BPK bahwa sejak 2007 para penyewa brandgang harus sudah membongkar bangunannya. Dalam surat itu juga ditegaskan, pemkot sudah tak bisa menyewakannya lagi.

“Aturan dari BPK sudah jelas, kalau sejak 2007 sudah tak boleh lagi ada sewa-menyewa brandgang. Dengan surat teguran itu, pemkot harus membongkarnya,” ujar Ketua Komisi C Sachiroel Alim Anwar.

Di Surabaya, khususnya bangunan brandgang di wilayah Jl Trunojoyo nomor 5, 39, 41 dan 43 tentu harus dibongkar lebih dulu karena berada di atas sungai. Itu untuk mempermudah revitalisasi kalinya agar tak terjadi banjir.

Selain di  Trunojoyo, beberapa brandgang yang disewakan juga tersebar di beberapa lokasi. Seperti gedung belakang Nur Pasifik Jl Raya Gubeng, gedung Apotek Gubeng Jl Raya Gubeng, gedung belakang Toko Mirota, gedung di Jl Raya Sulawesi, bangunan halaman SPBU Jl Biliton, tempat parkir di atas saluran di RS Adi Husada Jl Undaan, tempat parkir ruko di Jl Raya Darmo dan lainnya.

Sementara Kepala Dinas PU Bina Marga dan Pematusan Surabaya, Erna Punawati menegaskan, sebenarnya pemkot  memiliki komitmen yang sama dengan DPRD terkait upaya penertiban brandgang yang telah beralih fungsi. Sayangnya, niat baik pemkot tersebut tidak jarang harus berbenturan dengan kepentingan.

“Kita sudah mencoba menertibkannya, semua sudah sesuai prosedur yang ada. Satpol PP sudah kami minta untuk menertibkannya. Tapi, saat kami bergerak melakukan pembongkaran, kami diteleponi teman-teman,” aku Erna.

Sayangnya, Erna tak mau menjelaskan lebih rinci siapa teman-teman yang dimaksud tersebut. Menurut dia, brandgang itu ada 1.063 persil yang tersebar di 185 lokasi. Dari 185, ada 16 lokasi yang merupakan brandgang saluran (air), sedangkan 169 lokasi adalah brandgang untuk jalur mobil kebakaran. (k1/r4)