Pemkot Pastikan Solusi Sebelum Tutup Lokalisasi

Tidak ada komentar 139 views

Surabaya, (DOC) – Rencana Pemkot Surabaya yang bakal menutup sejumlah tempat lokalisasi khususnya lokalisasi Dolly dan Jarak, tampaknya membutuhkan waktu lama. Mengingat adanya sejumlah persoalan yang harus ditangani sebelum pemkot yakin bisa melakukan penutupan terhadap dua Lokalisasi yang disebut-sebut terbesar itu.

Tak hanya soal pengentasan para penghuni lokalisasi saja, tapi juga masalah penghidupan masyarakat yang selama ini telah terlanjur menggantungkan hidupnya dari aktivitas di lokalisasi tersebut. Itulah mengapa ketika proses penutupan diarahkan pada dua lokalisasi ini, sejumlah reaksi muncul baik pro dan kontra. Ini berbeda dengan proses penutupan di lokalisasi lain yang sudah berhasil dilakukan.

Menurut Baktiono, Ketua Komisi D DPRD Surabaya, sebelum melakukan penutupan maka Pemkot Surabaya harus memastikan solusi yang tepat bagi para penghuni, termasuk masyarakat disekitarnya. Bila berkaca pada beberapa lokasi yang dengan mudah ditangani, menurut Baktiono, hal itu karena di tempat tersebut kondisi lokalisasi memang sudah tidak terlalu ramai.

Berbeda dengan Dolly dan Jarak yang memang selama ini aktivitas pengunjung yang disinyalir masih banyak. Oleh karenanya, Baktiono lebih setuju langkah awal yang dilakukan adalah dengan merelokasi mereka ke tempat yang relatif terisolir. Setelah itu dilakukan pembinaan secara intensif terhadap para penghuninya. Dengan begitu, lambat laun akan semakin menurun intensitas kegiatan yang ada di lokalisasi sehingga penanganan lebih mudah dilakukan.

Sementara hal lain yang juga perlu menjadi perhatian Pemkot Surabaya adalah pasca penutupan. Proses pengawasan tetap harus dijalankan agar tidak tumbuh lagi kegiatan prostitusi di tempat yang berbeda dan dengan model yang berbeda pula. Jangan sampai lokalisasi berhasil ditutup tapi malah prostitusi terselubung semakin berkembang. (k5/r4)