Pemkot Rusak Ruas Prapen

 Lainnya

Surabaya, (DOC) – Galian pipa di kawasan Jl Prapen, sampai saat ini belum juga rampung. Pembuatan pipa saluran pembuangan dari rumah pompa itu, sebelumnya sudah ada, namun ada dugaan jika pembuatan pertama pipa diameter besar itu, fiktif. Pipa itu hanya jadi hiasan dan bisa dilihat di sebelah jembatan Panjang Jiwo.

Karena itulah, pipa yang tak pernah berfungsi itu, dibangun ulang. Dari galian yang menganga di sisi Jl Prapen ke arah selatan memang terlihat pemasangan pipa diameter besar. Sementara pipa dengan diameter kecil, sudah ada dan berfungsi.

Ironinya, pembuatan pipa yang diulang dan disertai pemasangan box culvert itu, sudah berlangsung lama namun belum juga selesai.

Sayangnya, galian yang selalu dipenuhi air itu, justru menggerus tanah badan jalan itu. Hasilnya, badan jalan Prapen di dekat perempatan Prapen, Jagir, Panjang Jiwo dan Nginden itu, semakin menyempit.

Kendaraan yang melintas di kawasan itu harus antri sehingga terjadi penumpukan di perempatan jalan karena harus bergantian untuk melintasinya. Ruas jalannya hanya cukup dilalui satu kendaraan saja. Jika nekat dilalui dua kendaraan, dikhawatirkan badan jalan itu ambles.

Pihak Dinas PU Bina Marga dan Pematusan, tak menunjukan ketegasannya. Saat hujan deras dan galian itu dipenuhi air, pejabat dinas itu terlihat sibuk di lokasi. Mereka hanya show of force di lokasi agar terlihat bekerja. Sementara, penyelesaian nyatanya tak pernah terwujud.

Kepala Dinas PU Bina Marga dan Pematusan Erna Purnawati yang dikonfirmasi soal penyempitan badan jalan akibat tergerus air, tak berhasil. Telepon selularnya memang berhasil dihubungi, namun tak pernah dijawab.

Anggota DPRD Surabaya Mochammad Machmud meminta agar pimpinan di pemkot segera mengevaluasi hal tersebut. “Ini salah wali kotanya yang tak tegas mengawasi kinerja bawahannya. Begitu juga dengan kepala Dinas PU, juga tak tegas mengawasi kerja pelaksana proyeknya,” ujar Machmud. (co/r4)