Pemkot Serahkan DP4 ke KPU Surabaya

Tidak ada komentar 176 views

Surabaya,(DOC) – Wali Kota Surabaya secara resmi menyerahkan Data Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4) kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Surabaya. Bersamaan dengan itu juga dilakukan penandatanganan berita acara serah terima antara Wali Kota Tri Rismaharini dan Ketua KPU Surabaya Eko Sasmito di balai kota, Rabu (06/02/2013).
Data tersebut, akan diproses oleh KPU menjadi daftar pemilih sementara (DPS) dan daftar pemilih tetap (DPT) untuk pemilu DPR, DPD dan DPRD pada tahun 2014 mendatang. Sesuai amanat Undang Undang (UU) Nomer 8 Tahun 2012, telah disebutkan bahwa DP4 harus diserahkan dalam waktu bersamaan oleh pemerintah pusat dan daerah (pemda), paling lambat 14 bulan sebelum hari pemungutan suara.
Data yang diserahkan pemkot, diketahui jumlah penduduk Surabaya yang masuk DP4 sebanyak 2.125.173 jiwa.
Wali kota Surabaya Tri Rismaharini, mengutip sambutan Menteri Dalam Negeri(Mendagri) menyatakan, penyerahan DP4 merupakan bagian tahapan yang sangat penting dan strategis dalam penyelenggaraan pemilu 2014 mendatang. Untuk itu, pemda berupaya mempersiapkan data kependudukan yang jauh lebih akurat.
“Itu adalah bentuk perwujudan akuntabilitas dan aktualisasi dari kewajiban dan tanggung jawab moral pemerintah dalam memperbaiki kualitas penyelenggaraan pemilu,” terang Tri Risma.
Ia menambahkan, untuk memperoleh data kependudukan yang akurat, pemerintah bersama pemda telah mempersiapkan melalui tiga program strategis yaitu pemutakhiran data, penerbitan nomor induk kependudukan (NIK), dan penerapan e-KTP secara massal.
“Dengan pemanfaatan SIAK yang didukung oleh perekaman sidik jari dan iris mata dalam e-KTP, secara efektif dapat mengidentifikasi data ganda penduduk,” imbuhnya.
Sementara itu, dalam kesempatan tersebut, Ketua KPU Surabaya Eko Sasmito menerangkan,setelah DP4 diserahkan, maka KPU kota Surabaya akan segera menyusun DPS.
Proses penyusunan DPS, pihaknya akan melibatkan semua komponen masyarakat yang terkait, termasuk partai politik dan panwaslu.
“Nanti akan ada proses pemutakhiran. Dari situ kemudian baru menjadi DPT untuk pemilu 2014,”jelasnya.(R7)