Pemkot Surabaya Hapus Parkir Jalanan

Tidak ada komentar 166 views

Surabaya, (DOC) – Pemkot Surabaya mulai tahun depan berencana membangun sejumlah area parkir dalam gedung. Walikota Surabaya, Tri Risma Harini, Jumat (4/10/2013) mengungkapkan, pembangunan gedung-gedung parkir karena pihaknya akan meniadakan area parkir di badan jalan.
“Semua parkir akan di gedung. Dan, mulai tahun depan akan kita bangun gedung parkir,” paparnya.
Risma mengakui, dengan bertambahnya kendaraan , maka membutuhkan tempat parkir. Untuk itu, ia kurang sepakat dengan pertambahan jumlah kendaraan pribadi yang terus terjadi.
“Kita gak bisa nambah angkutan pribadi, karena nantinya butuh tempat parkir,” terangnya.
Walikota menambahkan, angkutan massal yang beroperasi nantinya akan terkoneksi dengan sub terminal, terminal, park and ride, gedung-gedung parkir dan mall.
“Angkutan massal nanti bisa masuk mall,” ungkapnya.
Ia mengkui, saat ini area parkir di surabaya masih terbatas. Bahkan menurutnya, di Surabaya belum mempunyai gedung parkir yang dikelola untuk umum. Oleh karena itu, mulai tahun mendatang, pihaknya akan menyediakan area parkir dalam gedung.
Menanggapi rencana pembangunan gedung parkir, Anggota Komisi C DPRD Surabaya, Adi Sutarwiyono mengaku sangat mendukung. Namun menurutnya, penyediaan sarana parkir tersebut sebenarnya sudah lama direncanakan. Ia menegaskan, penyediaan area parkir sudah menjadi kebutuhan. Pasalnya, jumlah kendaraan di Surabaya terus meningkat.
“Pertumbuhan kendaraan bermotor terus terjadi, maka pembangunan tempat parkir menjdi kebutuhan yang harus dilaksanakan,” tegas Wakil Ketua DPC PDIP Surabaya.
Adi mengatakan, dengan dibangunnnya gedung parkir, diharpkan mengurangi kemacetan lalu lintas. Sebab, di beberapa pusat keramaian, parkir kendaraan dilakukan di pinggir jalan.
“Selama ini tumbuhnya tempat usaha tidak dibarengi pembangunan tempat parkir, akibatnya pengendara memilih parkir di jalan,” ujar pria yang disapa Awi.
Meski nantinya tidak semua kawasan bisa dibangun gedung/tempat parkir, Awi mengharapkan pembangunan dilakukan di beberapa wilayah tertentu yang strategis.
“Saya kira, dibuat pilot project dulu di beberapa lokasi yang memungkinkan, masyarakat biar merasakan dulu manfaatnya,” katanya.
Mantan Staf Ahli Walikota ini mengungkapkan, pembangunan area parkir (Park and ride) sebelumnya direncanakan di beberapa pintu masuk kota Surabaya. Hal itu untuk mengurangi volume kendaraan yang masuk ke dalam kota. Namun demikian, pembangunannya akan berbarenagn dengan penyediaan sarana transportasi massal.
“Pembangunan trnsportasi massal harus diikuti tempat parkir dan kendaraan angkutan lain (Angkot) yang menghubungkan ke akses jalan lain,” katanya. (k4/r4)