Pencemaran Kali Surabaya Kian Parah

Tidak ada komentar 145 views

Surabaya,(DOC) – Guna memantau kondisi ekosistem dan ikan yang sudah punah di Kali Surabaya, Institut Perlindungan dan Pemulihan Sungai (Inspirasi) menggelar Ekspedisi Kali Surabaya 2013.

Ekspedisi ini dilakukan, untuk memastikan populasi dan jenis ikan yang sudah punah di Kali Surabaya, akibat pencemaran dan perusakan lingkungan lainnya.

Daru Setyorini Direktur dan Peneliti Inspirasi mengatakan, ekspedisi dan penelitian itu digelar Inspirasi bersama Lembaga Kajian Ekologi dan Konservasi Lahan Basah (Ecoton) mulai 5 September 2013 sampai akhir bulan September mendatang.

Menurut Daru, dulu di Kawasan Hulu Kali Surabaya ada beberapa jenis ikan yang mudah ditemukan, diantaranya jendil dan rengkik, tapi kondisi itu sudah berubah. “Pada tahun 2011 kami masih mendapatkan lebih dari 20 ekor Ikan Rengkik dan 30 Ikan Jendil di lokasi Mlirip hingga Perning, namun kini kami hanya bisa menangkap 1 ekor Jendil dan 4 ekor Rengkik,” Ujar Daru Setyo Rini Peneliti Inspirasi yang ikut dalam rombongan Ekspedisi bersama para nelayan, di sepanjang Kali Surabaya, Sabtu (7/9/2013), kemarin.

Dikatakan Daru, kondisi yang ada sekarang, tidak lepas dari pencemaran Kali Surabaya yang dilakukan beberapa perusahaan di sepanjang Kali Surabaya, diantaranya yang paling besar dilakukan Pabrik Gula Gempolkrep, Mojokerto. “Di 25-30 Mei 2012 lalu, ratusan ribu ekor Ikan Rengkik mati, akibat nira yang meluber dari Pabrik Gula Gempol kerep,” jelasnya.

Diharapkan dengan ekspedisi yang digelar itu, dapat diketahui dengan pasti, kualitas air di Kali Surabaya yang jadi air baku PDAM Surabaya dan Gresik. “Selain itu kondisi kesehatan dan jenis ikan di Kali Surabaya juga bisa dipantau, termasuk adanya perubahan jenis kelamin ikan dari jantan ke betina, akibat pencemaran di Kali Surabaya,” papar Daru.

Dalam ekspedisi yang digelar sampai akhir bulan September itu, para peneliti menggandeng para nelayan untuk menjala ikan di Kali Surabaya. Ikan-ikan itu akan diteliti jenis kelamin, ukuran dan kesehatannya juga populasinya di sepanjang Kali Surabaya, sehingga dapat dipastikan kondisi ekosistem di Kali Surabaya tiap tahun makin buruk atau ada perbaikan.(r7)