Pendaftaran Cawali Perorangan Sepi Peminat

Tidak ada komentar 316 views

Surabaya,(DOC)Senin, 15 Juni 2015 merupakan hari terakhir penyerahan dokumen dukungan terhadap pasangan Calon Walikota(Cawali) dan Calon Wakil Walikota(Cawawali) Surabaya jalur perorangan atau Independent. Namun hingga kini, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Surabaya masih belum menerima satu-pun dokumen dukungan Cawali independent yang mendaftar.

Pendaftaran penyerahan dokumen dukungan calon perseorangan akan tetap di buka hingga jam 16.00 WIB, Senin(15/6/2015). “Kami tunggu hingga hari Senin, mulai pukul 07.30 hingga 16.00 WIB untuk menyerahkan di Kantor KPU Surabaya Jl. Adityawarman No. 87 Surabaya,” lanjut Ketua KPU Kota Surabaya Robiyan Arifin, S.H., M.H. Senin(15/6/2015).

Robi, panggilan akrab Robiyan berharap ada calon perserorangan yang bakal mendaftar guna meramaikan Pilwali Kota Surabaya 2015 hingga waktu penutupan pendaftaran berakhir. “Bila menilik sejarah pelaksanaan Pilwali Kota Surabaya 2010, saat itu ada satu pasangan perseorangan, namun sekarang tidak ada pasangan perseorangan yang mendaftar sampai waktu pendaftaran ditutup,” ucap Robi.

Seperti diketahui, Pilwali Kota Surabaya 2010 diikuti lima pasangan calon yang 4 pasang calon merupakan pasangan yang diusung partai dan satu pasangan calon perseorangan, yaitu Fitradjaja Purnama-Naen Suryono.

Pria yang lahir di Situbondo itu menjelaskan, sesuai dengan Peraturan KPU No. 9 Tahun 2015,  terdapat beberapa persyaratan dukungan yang harus dipenuhi pasangan calon yang maju Pilwali Surabaya 2015 dari jalur perseorangan. Pertama, pasangan calon harus mengantongi dukungan yang disertai surat dukungan dari 6,5% warga Kota Surabaya, yaitu 182.410 dukungan. Jumlah tersebut juga harus tersebar paling sedikit di 16 kecamatan di Kota Surabaya,” ungkap Robi.

Robi memaparkan, berdasarkan peraturan tersebut di atas, pasangan calon juga harus menyertakan dokumen dukungan berupa surat pernyataan dukungan, fotokopi identitas kependudukan pendukung, dokumen rekapitulasi jumlah dukungan. Selain itu, pasangan calon perseorangan yang akan mendaftar juga diminta untuk menyerahkan dokumen – dokumen tersebut, bukan hanya dalam bentuk hardcopy tetapi juga softcopy berbentuk file excel dan pdf. “Pasangan calon yang mendaftarkan diri, menunjuk petugas untuk mendampingi proses penelitian dukungan dengan menyampaikan surat mandat,” tandas penulis buku “Problematika Hukum Dalam Pemilukada,” tersebut.(Mck/r7)