Pengadaan Seragam Atlet Porprov Sarat Pelanggaran

Tidak ada komentar 103 views

Surabaya, (DOC) – Pengadaan perlengkapan atlet Porprov asal Surabaya berupa kaos kaki, kaos olahraga, topi, handuk, jaket, training pack, tas, dan sepatu yang diperkirakan bernilai Rp 600 juta diduga dimainkan Dispora Surabaya. Pengadaan peralatan yang seharusnya dilelang, ternyata di split berdasarkan Penunjukan Langsung (PL). Hal ini menimbulkan indikasi adanya permainan untuk memonopoli pengadaan peralatan atlet.
Pengadaan perlengkapan dengan nomor lelang 1430010 tersebut senilai Rp 242.440.000 dengan satuan item terdiri dari kaos kaki, kaos olahraga, training pack dan tas. Sedangkan sisanya yaitu topi, sepatu, kaos kaki, dan handuk dilakukan penunjukan langsung (PL). Padahal, dua tahun sebelumnya pengadaan seluruh alat itu dilelang menjadi satu bagian senilai Rp 600 juta.
Tak hanya itu, kondisi tidak wajar terjadi pada barang hasil pengadaan yang dianggap tidak sesuai dengan hasil uji laboratorium sebagai syarat barang yang akan dilelang. Beberapa perbedaan dari komposisi kain dan jahitan tidak sesuai dengan hasil uji lab yang diketahui sama persis dengan pemenang tender proyek pengadaan perlengkapan atlet Porprov dua tahun lalu.
Hal ini menimbulkan dugaan pihak Dispora Surabaya ingin bermain dalam pengadaan proyek pengadaan dengan meminjam hasil uji laboratorium milik rekanan lain sebagai syarat.
Sementara Sigit Sugiharsono, Kepala Dispora Surabaya membantah jika dirinya terlibat. Pihaknya bahkan mengaku tidak mengetahui tentang detail pengadaan perlengkapan untuk 800 atlet tersebut. “Saya kira kok nggak ada yang salah dalam pengadaan perlengkapan tersebut. Seingat saya semua seudah sesuai prosedur,” ungkapnya. (r4)