Pengganti Jabatan Musyafak Segera Dikirim ke DPP

Tidak ada komentar 75 views

Surabaya, (DOC) – DPC PKB Surabaya hingga kini masih menunggu kesanggupan dari empat calon pengganti Musyafak Rouf sebagai Wakil Ketua DPRD Surabaya untuk bersedia meneken pakta integritas partai. “Hingga saat ini belum ada yang bersedia teken pakta integritas, padahal undangan kepada calon sudah kita berikan,” kata Ketua DPC PKB Surabaya Syamsul Arifin.
Ia menjelaskan hasil rapat pleno pengurus DPC PKB Surabaya beberapa waktu lalu yang memutuskan Sekretaris Fraksi Kebangkitan Bangsa (FKB) DPRD Surabaya, Mazlan Mansyur sebagai peraih skor tertinggi sebagai calon pengganti Musyafak belum jadi pertimbangan final partai. Hal ini dikarenakan masih ada tahapan-tahapan lain yang harus dilalui oleh para calon.
“Salah satunya tanda tangan pakta integritas. Calon yang mau tanda tangan pasti diusulkan proses berikutnya,” katanya.
Akibat belum ada calon yang meneken pakta integritas, membuat DPC PKB Surabaya belum menyetorkan nama ke DPP. Sebab mekanisme internal PKB untuk penetapan pimpinan dewan harus ada rekomendasi dari pimpinan DPP. “Sampai detik ini kita belum terima surat dari DPC maupun DPW,” ujar Sekjen DPP Imam Nahrawi.
Untuk itu, Syamsul Arifin berharap usai lebaran nama-nama calon akan dikirim ke DPP. Sebab jika sampai tertunda-tunda akan berpengaruh terhadap penempatan M Syaifi di komisi.
Masalah Syaifi di tempatkan di komisi mana, sepenuhnya hak partai. Hanya saja, menurut Syamsul Arifin masalah ini akan dikomunikasikan dengan Fraksi Kebangkitan Bangsa (FKB) dan pimpinan DPRD Surabaya. “Kita belum tahu Pak Syaifi akan ditempatkan di komisi mana. Ya kita tunggu saja sampai terpilihnya wakil ketua DPRD Surabaya pengganti Pak Musyafak,” ujarnya.
Ketua DPRD Surabaya, M Machmud ketika dikonfirmasi juga tidak tahu Syaifi akan ditempatkan di komisi apa. Menurut dia, itu kewenangan partainya (PKB, red).”Itu wewenang partainya yang nantinya akan dikomunikasikan dengan fraksi Kebangkitan Bangsa (FKB) DPRD Surabaya., dan sejauh ini belum ada komunikasi dengan kita,”ungkapnya.
Dikatakan Machmud, sebelum menempatkan M Syaifi di komisi apa, DPC harus menetapkan dulu siapa pengganti Musyafak sebagai Wakil Ketua DPRD Surabaya. Dengan begitu, akan ada posisi lowong di komisi yang nantinya bisa diisi Syaifi. (r12/r4)