Pengungsi Korban Kerusuhan Krisis Air Bersih

 Featured, Nasional

Para pengungsi korban kerusuhan ketika di tampung di Sekolah Polisi Negara (SPN) Kemiling.

Bandar Lampung (DOC) – Ribuan warga Lampung Selatan korban kerusuhan yang mengungsi di Sekolah Polisi Negara (SPN) Kemiling kesulitan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari. Saat ini, sekolah milik Polda Lampung yang terkenal sulit air tersebut ditempati 1.108 pengungsi.

Kabid Dokkes Polda Lampung, AKBP Agung Wijaya mengatakan, selama ini air untuk memenuhi kebutuhan SPN selalu kekurangan. Menurutnya, bantuan air bersih sangat diharapkan oleh pengungsi dan petugas.

Sejak pekan lalu, ribuan orang mengungsi akibat konflik sosial yang terjadi di Way Panji, Lampung Selatan, antara masyarakat Balinuraga dan Way Harong. Kerusuhan bermula dari terjadinya kecelakaan yang menimpa dua gadis asal Desa Agom yang kemudian ditolong oleh warga asal Desa Balinuraga.

Namun, kabar yang beredar menyebutkan bahwa dua gadis tersebut mengalami pelecehan hingga menimbulkan kemarahan warga Desa Agom. Mereka lantas menyerbu Desa Balinugara selama tiga hari berturut-turut mulai 27-29 Oktober.Akibat bentrok tersebut, belasan orang meninggal dunia. (mio/r3