Pengusaha Menolak, Wali Kota Cuek

Tidak ada komentar 130 views

UMK Surabaya dianggap tertinggi di Jatim.

Surabaya, (DOC) – Wali kota Surabaya Tri Rismaharini tak menggubris penolakan pengusaha yang tergabung dalam Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) atas usulan UMK Surabaya sebesar Rp 1.567.000. Usulan itu memang masih dibahas di Pemprov Jatim dan keputusannya ada di tangan gubernur.

Bagi wali kota, penolakan itu justru bisa memperkeruh kondisi Surabaya yang sudah kondusif. Karena itu dia meminta agar pengusaha juga melihat sisi lainnya. Artinya, pengusaha masih memiliki relasi yang baik dan itu jadi sumber tersendiri bagi pengusaha.

“Misalnya kondisi Surabaya tak kondusif, yang rugi kan pengusaha karena pertumbuhan ekonomi di kota ini juga terganggu,” tukas wali kota.

Terkait ancaman penutupan massal tempat usahanya jika UMK Surabaya diberlakukan, wali kota juga menanggapinya secara dingin. Menurut dia, setiap tahun jika terkait usulan UMK, pengusaha selalu menolaknya.

Sebelumnya, APINDO tidak mau mengikuti rapat di Dewan Pengupahan Provinsi (DPP) terkait pembahasan usulan UMK dari bupati/wali kota se-Jatim. Dalihnya, mereka menolak usulan UMK sejumlah daerah di ring I karena proses penetapan kebutuhan hidup layak (KHL) dinilai tidak prosedural. (r4)