Penjahat Jalanan Ancam Pengendara

Tidak ada komentar 163 views

Surabaya, (DOC)- Meski telah dua hari sejak terjadinya perampasan motor disertai pembacokan di Jl. Prof Dr Moestopo, polisi masih belum dapat mengungkapnya. Bahkan menurut petugas, banyak kejanggalan yang menyertai peristiwa tersebut.

Titik terang pelaku pembacokan terhadap Bima ADi Priambodo (19) belum dapat terkuak. Pasalnya, selain karena korban masih belum dapat dimintai keterangan, polisi juga kesulitan mencari jejak pelakunya yang berjumlah delapan orang.

Diungkapkan Kapolsek Tambaksari Kompol Suhartono, motif perampasan motor milik Bima belum dapat diungkap. Korban yang juga anak pengacara ini diserang oleh delapan orang tak dikenal yang mengendarai empat motor secara konvoi. Menurutnya, sangat tidak lazim bila perampasan namun harta benda korban yang lain tak juga diambil pelaku.

“Tidak ada barang berharga yang hilang. Apalagi kalau niatnya merampas, kenapa ada banyak sekali orang yang menjadi pengeksekusi,” ujarnya.

Lanjut Suhartono, kejanggalan lainnya adalah pemilihan lokasi perampasan. Menurutnya, lokasi tempat perampasan terhadap korban sangat mengherankan. Pasalnya, dilokasi tersebut hampir tidak pernah ada tindakan kejahatan. Meski demikian, pihaknya mengaku akan segera mencari dalang perampasan tersebut.

“Sampai saat ini belum ada yang dijadikan tersangka. Belum ada sangkaan siapa pelakunya. Dalam waktu dekat, kami akan memeriksa korban setelah menjalani operasi di RSU dr Soetomo Surabaya, untuk mengetahui motif pelaku,” imbuhnya.

Diberitakan sebelumnya, pAda Jumat dini hari 02.00 wib Bima yang dalam perjalanan pulang setelah mengikuti kegiatan intra kampus, mendadak dihadang oleh delapan orang tak dikenal di Jl Prof Dr Moestopo. Ia kemudian dibacok di bagian dada dan punggung oleh pelaku.
Akibatnya, warga Asemrowo IV Surabaya ini mengalami luka bacok serius dan harus menjalani operasi di RSUD Dr Soetomo.  polisi hingga saat ini belum mendapatkan kejelasan apapun terkait motif delapan pelaku ini.(k1/R-11)