Penutupan Dolly Maju Sehari

Tidak ada komentar 98 views

Surabaya, (DOC) – Rencana penutupan lokalisasi Dolly dan Jarak maju sehari. Itu dipastikan oleh Walikota Surabaya Tri Rismaharini dari Jadwal sebelumnya pada tanggal 19 Juni mendatang.
“Soalnya Pak Mentri (Mensos) akan datang ke Surabaya untuk memastikan soal penutupan,” kata Risma saat ditemui seusai melaporkan data jumlah perempuan PSK Dolly dan Jarak di Kementrian Sosial siang tadi (2/6/2014).
Dari hasil laporan Risma, pihak kementrian sosial dikabarkan setuju dengan penambahan data baru. Rencananya, kompensasi yang diberikan hanya sejumlah Rp 20 ribu per hari untuk setiap perempuan PSK.”Tapi masih dikoordinasikan lagi,” ujar mantan Kepala Bappeko Surabaya ini.
Terpisah, rencana dimajukannya penutupan kian mempertajam aksi penolakan di lokalisasi Dolly dan jarak. Pihak Forum Pekerja Lokalisasi Dolly dan Jarak menentang rencana itu. Adanya pernyataan Walikota dinilai membuktikan bahwa sikap pemerintah kota tidak konsisten.
Selain itu, pernyataan tersebut juga menunjukkan sikap walikota tidak sportif.”Itu semua bohong saja!. Kami sudah lelah dibohongi, dan dibodohi. Tentu kami lebih siap untuk menolak,” ujar Sunardi Anggota Forum Pekerja Lokalisasi (FPL), ketika dikonfirmasi.
Begitu juga dengan persetujuan kompensasi terhadap perempuan PSK dari Kemensos.”Uang segitu lho buat apa? Sehari saja saya bisa dapat lebih,” ujar Ratih salah seorang anggota FPL lainnya, yang juga perempuan PSK.
Menurut Ratih sikap Pemerintah Kota yang asal-asalan mewujudkan penutupan, malah membuat Walikota terkesan arogan.”Gak sportif blas Walikotane,” kesalnya. (ist/r4)