Periksa Kesiapan Latgab TNI 2014

Tidak ada komentar 137 views

Semarang, (DOC) – Direktur Latihan Gabungan (Dirlatgab) TNI Letjen TNI Lodewijk F. Paulus didampingi Panglima Komando Gabungan (Pangkogab) TNI Letjen TNI Gatot Nurmantyo di Lanud A. Yani Semarang Jawa Tengah, mengecek kesiapan personel dan Alutsista yang akan diterjunkan dalam Latihan Gabungan (Latgab) TNI tahun 2014.
Dalam peninjauan tersebut, Letjen TNI Lodewijk mengecek kesiapan akhir 32 unit Helikopter berbagai jenis. “Semua personel yang terlibat diminta melakukan pengecekan secara menyeluruh yang akan digunakan pada saat Latihan Gabungan”, katanya.
“Perlengkapan senjata perang, mainkan semua. Manuver apa yang akan kamu lakukan, semua harus dipikirkan matang. Masing-masing pilot diminta untuk benar-benar menguasai Helikopter yang dikemudikannya dan kondisi kesehatan crew juga harus dipastikan fit semua”, tegas Dirlatgab TNI.
Sementara itu, ke 32 unit Helikopter itu terdiri dari 5 unit MI-35, 4 unit MI-17, 3 unit Heli Bolcow 105, 10 unit Heli Bell 205 dan 10 unit Heli Bell 402. Masing-masing Helikopter memiliki keunggulan tersendiri.
Diantara seluruh Helikopter tersebut, jenis MI merupakan Helikopter andalan. Helikopter MI-17 ini mampu menampung personel 1 peleton atau sebanyak 36 orang. Jika tak diisi personel, Helikopter ini menampung meriam, sementara MI-35 memiliki keunggulan dalam hal menembak.
Selain MI-35, Heli Bolcow 105 juga digunakan untuk menembak, Heli Bell 205 dan Heli Bell 402 digunakan untuk mengangkut orang dengan kapasitas 10 penumpang. Helikopter jenis ini merupakan buatan Canada dan baru didatangkan minggu lalu dari PT Dirgantara Indonesia.
Sore harinya Dirlatgab TNI dan rombongan meninjau kesiapan personel dan Alutsista TNI yang terpusat di Lanud Abdurahman Saleh Malang, Jawa Timur. Sebanyak 1.657 personel dari Divisi Infateri 2 Malang dan 400 personel TNI AU dengan Alutsista yaitu Pesawat Hercules dari Skadron Udara-31 sebanyak 7 Pesawat, Skadron Udara-32 empat pesawat, 2 pesawat dari Skadron-4,3 Pesawat Tucano, 1 Foker 28 dari Skadron-2,1 Heli Super Puma dari Lanud Atang Sandjaja dan 1 Heli Collibri Lanud Kalijati. (puspen/r4)