Peringatan Hari Anak Nasional 2018 Ajarkan Toleransi Dan Menghargai Perbedaan

Surabaya,(DOC) – Peringatan Hari Anak Nasional 2018 dilaksanakan di Surabaya dengan menggelar beragam acara games dan pengajaran soal perbedaan yang dirangkum dalam Pusparagam Anak Indonesia.

Kurang lebih 165 anak dari 31 Kabupaten/Kota dan 14 Provinsi se-Indonesia, diajak berkumpul di Ballroom Hotel Java Paragon Surabaya, Minggu (22/7/2018) sore kemarin.

Dalam kesempata tersebut, Pelaksana Tugas(Plt) Deputi Perlindungan Anak Kementerian PPA, Sri Danti Anwar menyatakan, tema keberagaman yang diusung dalam acara kali ini dianggap sangat relevan. Pemahaman persepsi anak mengenai perbedaan, dianggap sangat dibutuhkan. Untuk itu dirinya sangat mengapresiasi kegiatan ini.

“Bisa menghargai perbedaan, pluralisme dan toleransi. Tentunya yang menarik mengajarkannya lewat bermain dan diskusi, ada juga berbagi peran. Ini yang kita apresiasi,” ujarnya.

Sri Danti juga menyampaikan setiap orang harus dapat memastikan pemenuhan hak anak, seperti diantaranya, hak hidup, hak tumbuh, hak berkembang, hak berpartisipasi dan hak dilindungi dari kekerasan dan eksploitasi.

“Ini perlu di-support oleh media dan masyarakat luas. Harapan kita memahami semua anak punya hak khusus,” tutupnya.

Sementara itu, dalam acara Pusparagam Anak Indonesia para anak dengan ceria menari dan bernyanyi bersama. Tak ada kesenjangan diantara mereka, termasuk terhadap anak berkebutuhan khusus, yang nampak saling berbaur satu sama lain.

Disela kegiatan itu, mereka juga mengkampanyekan ‘Stop Bullying dan Kekerasan Terhadap Anak’ lewat drama.

“Lewat acara ini, teman-teman bisa lebih percaya diri dan mengerti untuk saling menghormati satu sama lain,” ungkap Anafatuzzahro salah satu peserta Hari Anak Nasional.(hadi/r7)