Peringati Hari Gizi Nasional

Tidak ada komentar 118 views

Peringati-Hari-Gizi-Nasional,-4-Elemen-Gelar-Baksos-di-“Kampung-1001-Malam”Surabaya, (DOC) – Bertepatan dengan Peringatan Hari Gizi Nasional, 4 organisasi kemanusiaan dan komunitas sosial menggelar bakti sosial (baksos) di kawasan pemukiman kumuh di Utara Surabaya, Jumat (25/01/2013). Mereka berasal dari Komunitas Tolong-Menolong, Komunitas Bunda Sehati, Lions Club Surabaya Kresna dan Kismis (Komunitas Seniman dan Musisi Independent Surabaya).
Target dari baksos ini adalah warga miskin yang tinggal di “Kampung 1001 Malam”, sebuah pemukiman yang berlokasi dibawah jembatan Tol Tambak Asri yang menghubungkan Dupak-Perak dan berada persis di pinggiran bibir sungai yang bermuara di Bozem Morokrembangan.
Di kampung ini, tinggal ratusan Kepala Keluarga yang rata-rata mata pencaharian mereka sehari-hari sebagai Pemulung, Pengemis, Pengamen, Kuli Bangunan, Tukang Becak dan Buruh Serabutan Kasar.
Menurut Daniel Lukas Rorong, Ketua Komunitas Tolong-Menolong, tujuan digelarnya baksos ini ingin memberikan pemahaman pada warga yang menghuni “Kampung 1001 Malam” agar lebih memperhatikan asupan gizi untuk buah hatinya.
“Bagi mereka tidak terlalu prioritas pemberian asupan gizi sehat untuk anak-anaknya. Karena untuk makan sehari-hari saja, mungkin mereka mengalami kesulitan mengingat mata pencahariannya seperti itu (Pemulung, Pengemis, Pengamen, Kuli Bangunan, Tukang Becak dan Buruh Serabutan Kasar),” ujar Daniel yang juga koordinator baksos gabungan ini.
Untuk itu, salah satu agenda baksos ini adalah memberian penyuluhan tentang pentingnya asupan gizi dan cara hidup sehat yang langsung dipaparkan oleh ahli gizi dari Lions Club Surabaya Kresna. Sementara itu, perwakilan dari Komunitas Bunda Sehati juga memberikan penyuluhan tentang betapa pentingnya pemberian vaksinasi Hepatitis B.
Rena Andryani Ackland mewakili “Komunitas Bunda Sehati” bersyukur bahwa komunitasnya dapat turut serta dalam baksos ini.
“Karena di baksos sebelumnya di akhir 2012 lalu, kami sudah melihat langsung kondisi yang terjadi disini. Untuk itu, ketika diajak lagi untuk baksos gabungan di lokasi ini, kami langsung mengiyakan dan mendukung sepenuhnya dengan melibatkan anggota-anggota kami,” jelas Rena. Bunda Sehati sendiri adalah komunitas ibu-ibu muda Sosialita yang mempunyai kepedulian tinggi perihal kemanusiaan dan realita sosial yang terjadi di masyarakat khususnya di Kota Surabaya.
Sementara itu, Silvia Zulaika Presiden Lions Club Surabaya (LCS) Kresna lebih menekankan tentang penyadaran warga di kampung ini tentang cara hidup sehat.
“Karena kami melihat bahwa rumah-rumah disini sebenarnya tak layak huni, termasuk kawasan pemukimannya. Ironisnya lagi, kamar mandi dan mck disini dibangun di pinggir sungai. Nah ke depannya, kami berencana akan membangunnya yang layak untuk warga sini,” ujar Silvia yang baru memimpin LCS Kresna.
Dalam kesempatan ini juga dibagikan 250 bingkisan yang berisikan nasi bungkus, vitamin, obat-obatan dan buah-buahan untuk masing-masing kepala keluarga yang bermukim di “Kampung 1001 Malam”.(R7)