Persebaya Akan Jajal Amunisi Muda di Piala Presiden

Surabaya, (DOC) — Menghadapi penyisihan grup C Piala Presiden 2018, Persebaya akan memanfaatkan tenaga beberapa amunisi muda dari tim internalnya. Walau demikian, Bajul Ijo tetap bertekad tampil serius dan fokus pada ajang tahunan ini.

Persebaya Surabaya hanya punya 22 pemain yang sudah terikat kontrak. Namun tiga di antaranya, Irfan Jaya, Osvaldo Haay, dan Rachmat Irianto, harus menjalani pemusatan latihan di Timnas Indonesia U-23. Jadi, tersisa 19 pemain saja di skuat Bajul Ijo.

Namun, Persebaya punya enam pemain muda alias youngster dengan status magang. Mereka adalah Giovani Dwi Haryanto, Herwanto (Al Rayyan), Stevanno Peitersz (Semut Hitam), Lukman Hakim, Ariel Sharon, dan Jossa Andhika (Indonesia Muda).

Semua pemain tersebut merupakan pemain kompetisi internal Persebaya musim 2017. Beberapa di antara mereka punya kans besar menjalani debut dalam Piala Presiden nanti.

Jossa Andhika, menjadi salah satu pemain muda yang bakal menjalani laga debut bersama tim utama Persebaya. Pemain usia 17 tahun itu tampak canggung saat menjalani pengalaman konferensi press pertamanya, Rabu (17/1/2018).

Jossa mengaku dirinya merasa bangga serta ingin memberikan kemampuan terbaiknya. “Perasaan saya sangat bangga akan menjalani laga perdana di hadapan pendukung kami. Tapi saya akan berikan yang terbaik,” ujarnya di depan awak media, di ruang preskon, rumah dinas wawali kota Surabaya.

Manajer Persebaya Chairul Basalamah menegaskan pihaknya tidak mau dikatakan sekedar ikut pada perhelatan Piala Presiden edisi 2018 ini. “Tidak sekedar ikut tapi kami (Perebaya) akan selalu menampilkan yang terbaik dan berkonsentrasi setiap pertandingan. Seperti Liga 2 lalu kami tidak menargetkan juara, tapi fokus bermain dengan baik di setiap pertandingan ke pertandingan,” ujar Abud–sapaan akrabnya.

Abud optimis, bahwa dengan menurunkan beberapa amunisi muda di Piala Presiden, Persebaya bisa meneruskan tradisi terdahulu, yakni melahirkan pemain muda berbakat hasil didikan klub internal. “Dengan pemain seperti Jossa ini, saya yakin tradisi persebaya untuk melahirkan pemain muda cemerlang akan berlanjut,” tukasnya.

Secara terpisah, Pelatih PS TNI Rudy Eka Priyambada mengaku timnya telah mempersiapkan diri cukup matang. Terlebih persiapan komposisi pemain sudah digodok sejak desember 2017 lalu.

Rudi Eka mengakui kekuatan Persebaya sebagai pendatang baru Liga 1 yang solid dan spartan. Belum lagi ditambah atmosfer panas dari Bonekmania. Hal ini membutuhkan kerja keras ekstra dari para pemainnya.

“Kami telah persiapkan tim sejak Desember lalu. 50 persen kita rombak pemain. Kami sangat respect atas kembalinya Persebaya. Kami akan bermain lebih sabar. Tentunya juga akan bekerja keras untuk memenangkan pertandingan,” tandasnya. (Nps)