Pertamina Rugi, Harga Elpiji 12 Kilo Dinaikkan

Tidak ada komentar 136 views

Jakarta , (DOC) – Kenaikan harga untuk elpiji 12 Kilogram(Kg) pada tahun 2013 mendatang, nampaknya tidak bisa dihindari oleh pihak Pertamina, akibat kerugian yang dialami-Nya dari penjualan elpiji 12 kg tahun ini.

Hanung Budiah, Direktur Marketing and Trading PT Pertamina, di sela acara Pertamina Days, di Jakarta, Sabtu (8/12/2012) menjelaskan, Selama setahun ini, kerugian dari penjualan elpiji 12 Kg mencapai Rp. 5 trilliun. Untuk menutupi kerugian tersebut, Pertamina terpaksa menaikkan harga elpiji 12 Kg sebesar Rp. 2000,-.

“Pertengahan tahun naik Rp2.000, karena BUMN itu tidak boleh rugi. Kalau rugi, kami disalahkan dan itu jadi beban kami. Uang itu yang harusnya bisa buat bangun infrastruktur jadi berkurang,” ujar Hanung.

Rencana kenaikan harga elpiji 12 Kg ini, akan dilakukan secara bertahap, melihat moment dan keadaannya. “Nanti kita dilihat dulu, berapa tahapan naiknya,” tambahnya.

Menurut Hanung, sebenarnya masalah kenaikan ini, sudah lama diusulkan ke pemerintah, namun sampai sejauh ini belum ada persetujuan. Kali ini, Pertamina kembali mengingatkan pemerintah agar menyetujui usulan kenaikan tersebut, agar bisa diterapkan. “Kalau ke pemerintah minta izin saja. Cuma masalahnya sebenarnya elpiji ini, pertamina nombok, gitu loh,” jelasnya.

Hanung menambahkan, kerugian Rp 5 triliun yang dialami oleh Pertamina ini, adalah anggaran subsidi elpiji 12 Kg yang harus di keluarkan. Namun sayangnya pemberian subsidi tersebut kurang tepat sasaran, karena sebagian besar yang menikmati, orang yang mampu. Untuk itu kenaikan akan melihat waktu yang tepat. “Pertamina akan melihat waktu yang tepat untuk menaikan harga elpiji 12Kg. karena selama ini subsidi, sebagian besar dinikmati masyarakat tertentu,” tegas Hanung. (OZ/R7)